Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    KPID Jabar Himbau Media Penyiaran Bantu Lawan Hoax

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21441.jpg

    BANDUNG-Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jabar meminta agar media penyiaran 'mainstream' televisi dan radio untuk membantu aktivitas kampanye melawan hoax. Ketua KPID Jabar Dedeh Fardiah mengatakan, media penyiaran harus jadi penyeimbang atau pelurus dari berita hoax yang berkembang.

    "Jangan malah jadi ikut-ikutan menyebarkan berita hoax. Media penyiaran harus bisa menjadi pelurus berita hoax. Dengan kode etik jurnalistiknya, media penyiaran justru harus menyampilkan kebenaran sesuai fakta," ujar Dedeh usai mengikuti Deklarasi Bandung Hantam Hoax di Alun Alun Kota Bandung, Senin (20/2).

    Menurut Dedeh, berita hoax yang awalnya beredar dari media sosial jangan dijadikan sumber berita, lalu begitu saja ditayangkan oleh media penyiaran.

    "Itu semua sudah ada lho aturannya baik di aturan penyiaran, kode etik jurnalistik, bahwa media penyiaran tidak boleh menayangkan berita atau informasi tanpa melakukan cek dan ricek dulu. Jadi apa yang ditayangkan oleh media penyiaran seharusnya adalah berita yang sudah diyakini kebenarannya sesuai fakta," papar Dedeh.

    Diberitakan sebelumnya, dengan diinisiasi Pemkot Bandung dan beberapa elemen organisasi massa, Kota Bandung mendeklarasikan Bandung Hantam Hoax, sebuah kampanye gerakan melawan hoax. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus