Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Persiapan Pemilukada 2018 di Sumedang

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21595.jpg

    SUMEDANG-Sebanyak 554 orang peserta terdiri dari para Kepala Desa, Sekretaris Desa, Lurah dan Sekretaris Lurah dari 26 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sumedang, akan dibagi selama dua hari untuk mengikuti sosialisasi tentang Undang-undang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yang diprakarsai oleh Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Sumedang, bertempat di Aula Tampomas IPP Setda yang dimulai pada hari Senin, (27/2) ini dan besok, (28/2).

    Pada kegiatan yang dihadiri Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan bersama Asisten Pemerintahan, Kepala BPMPD, Ketua KPUD serta Kabag Tata Pemerintahan Setda yang dilibatkan sebagai Narasumber, dijelaskan Rohayah Atang selaku Kepala Kantor Kesbangpol Kab. Sumedang dihadapan Bupati mengungkapkan, bahwa maksud dari penyelenggaraan sosialisasi tersebut adalah untuk mensosialisasikan regulasi beserta aturan terkait lainnya mengenai Pemilukada, dan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para Kades, Sekdes, Lurah dan Seklur se-kab. Sumedang terkait regulasi Pemilukada, termasuk juga tugas dan tanggung jawabnya selaku aparatur pemerintah pada penyelenggaraan Pemilukada yang dilaksanakan di Kabupaten Sumedang.

    “Tahun 2018 yang akan datang adalah tahun pelaksanaan Pemilukada serentak Bupati Wakil Bupati Sumedang dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, yang tahapannya telah dimulai sejak tahun 2017 sekarang. Dalam menyambut Pemilukada nanti kita juga telah melakukan berbagai persiapan, tentu sesuai dengan tupoksi masing-masing. Seperti kegiatan sosialiasi yang kita laksanakan pada hari ini,” jelasnya.

    Rohayah juga berharap, melalui pelaksanaan sosialisasi tentang Undang-undang Pemilukada yang hari itu ia selenggarakan juga diharapkan akan lebih turut menyadarkan masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya, sekaligus meminimalisir gesekan antar pendukung yang mungkin terjadi selama proses Pemilukada yang dilaksanakan di Kab. Sumedang.

    “Tak jarang akibat dari kurangnya pemahaman, masyarakat menjadi kurang respek sehingga banyak yang tidak mengambil hak pilihnya. Selain itu, karena kurang pemahaman sering juga terjadi gesekan antar pendukung calon hingga adanya indikasi ketidaknetralan para pejabat aparatur pemerintah, sehingga sosialisasi Pemilukada hari ini dipandang perlu untuk menyikapi semua permasalahan tersebut,” ujarnya.

    Sementara itu, Bupati Sumedang H. Eka Setiawan sebelum membuka acara sosialisasi secara resmi turut menghimbau kepada seluruh peserta yang hadir untuk bisa menyimak seluruh materi yang pada hari itu akan diberikan para Narasumber dan turut menyampaikan kembali kepada masyarakat umum, sehingga meminimalisir ekses yang mungkin terjadi selama penyelenggaraan Pemilukada yang dilaksanakan di Kab. Sumedang.

    “Pada kesempatan ini saya minta kepada seluruh peserta yang hadir untuk menyimak dengan sungguh-sungguh paparan materi terkait persiapan Pemilukada ini, karena saya tidak ingin ada contoh yang tidak bagus (kerusuhan dalam penyelenggaraan Pemilukada) seperti kejadian di tempat lain, dan saya percaya di Sumedang tidak ada sejarah yang aneh-aneh,” ucapnya.

    Kab. Sumedang sendiri pada tahun 2018 nanti bersama-sama dengan 16 Kab/kota akan menyelenggarakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serentak termasuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Terkait hal itu, Eka turut mengingatkan kepada para Kades dan Lurahnya agar tetap berada pada tugas dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat.

    “Pemilukada tahun 2018 nanti pastinya akan rame karena dilakukan serentak dan dengan pemilihan Gubernur juga, namun demikian saya minta kepada seluruh masyarakat untuk tetap enjoy, tak perlu panas. Kades juga diharapkan tetap fokus untuk melayani masyarakat sebaik-baiknya, dan saya minta kepada seluruh Kades, Lurah dan jajaran aparatur untuk turut mensukseskan Pemilukada yang akan datang,” kata Eka.

    Disaat pelaksanaan Pemilukada tahun 2013 lalu, tercatat partisipasi pemilih di Kab. Sumedang mencapai angka 85 persen dan merupakan tertinggi di Jawa Barat. Menanggapi hal tersebut, Bupati Eka menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada berbagai unsur yang telah terlibat dalam penyuksesan Pemilukada yang lalu, seraya berharap pada Pemilukada yang akan datang hal tersebut juga bisa dicapai kembali oleh Kab. Sumedang.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus