Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    46.000 Akun Twitter Pengaruhi Aksi Terorisme

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21634.jpg

    BANDUNG-Sekitar 46.000 akun twitter yang dibuat oleh ISIS yang bisa mempengaruhi pembaca untuk melakukan aksi terorisme. Mereka yang terpengaruh rata-rata melakukan aksi sendiri atau mengajak yang lain dalam melakukan penyerangan.

    Direktur Informasi Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Hari Purwanto menjelaskan setelah terpengaruh biasanya ada perintah khusus dari pimpinan mereka di Suriah untuk menyerang di negaranya masing-masing setelah mereka terdesak.

    "Untuk mengatasi orang-orang yang terpengaruh ini sulit karena mereka membaca langsung di twitter kemudian dia menyerang, ini terjadi bukan hanya di Indonesia saja," katanya kepada wartawan di Bandung, Senin (27/2/2017).

    Menurutnya, meski pemblokiran dilakukan tetapi masih ada yang menyimpan konten tersebut karena diviralkan dengan menggunakan nama lain tetapi intinya sama.

    "Rata-rata mereka terpengaruh dari tulisan yang dimuat di twitter itu karena yang terpengaruh itu kan banyak," ujarnya.

    Tindakan preventif dari BIN sendiri, sambungnya, terus dilakukan bahkan bukan hanya BIN saja melainkan melibatkan aparat kemanan setempat untuk mengamankan wilayahnya masing-masing.

    "Kalau itu sudah rutin dilakukan ya, tidak hanya BIN tetapi seluruh aparat keamanan sudah bergerak untuk mengamankan wilayah masing-masing tetapi penyerangan bisa terjadi di mana-mana tapi diupayakan tetap meminimalisasi korban," jelasnya.

    BIN mengimbau agar masyarakat tidak terpengaruh dengan konten pemberitaan negatif di media sosial itu karena jika terpengaruh akan merubah emosi, sikap, perilaku dan opini.

    "Gerakan itu bisa terjadi kepada siapa saja, maka dilakukan pengawasan  untuk menetralisir pengaruh pemikiran supaya mereka tidak melakukan apapun yang dimuat di twitter tadi," pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus