Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Roadshow Baznas masuki putaran kedelapan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21687.jpg

    SUMEDANG-Roadshow sosialisasi dan edukasi Baznas Kabupaten Sumedang dalam rangka pelaksanaan Peraturan Daerah Kab. Sumedang nomor 2 tahun 2016 tentang pengelolaan zakat, infak dan sodakoh putaran ke 8 kali ini diselenggarakan dengan mengunjungi dua Kecamatan yaitu Kecamatan Cimalaka dan Cisarua, yang dihadiri Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan, asisten pembangunan, asisten administrasi, ketua Baznas, H.  Ali Bajri, Camat beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, ketua UPTD/UPTB, Para kepala desa, para ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ), pimpinan pondok pesantren, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya. 

    Sampai dengan hari Senin, (2/3) ini, 16 Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Sumedang telah berhasil dikunjungi Baznas melalui program roadshow tersebut, dan pada putaran ke 8 ini, Baznas telah menyalurkan santunan untuk masyarakat Kecamatan Cimalaka berupa bantuan dana masing- masing mendapatkan sebesar  10 juta rupiah untuk 2 unit RUTILAHU (Rumah Tidak Layak Huni),  santunan untuk 30 orang anak yatim, santunan untuk  70 Kepala Keluarga (KK) kaum dhuafa, serta bantuan pembangunan untuk sarana pendidikan dan sarana ibadah.

    Sementara itu masih di hari yang sama, Baznas juga menyalurkan santunan untuk masyarakat kecamatan Cisarua berupa bantuan dana untuk Rutilahu sebanyak 2 unit rumah, santunan untuk 14 anak yatim, santunan untuk 35 KK kaum dhuafa, bantuan untuk korban kebakaran, bantuan untuk 2 unit MCK, dan bantuan untuk sarana keagamaan.

    Ketua Baznas Sumedang, H. Ali Badjri dalam laporannya dihadapan Bupati menyampaikan bahwa sesuai dengan aturan, 2,5 % harta yang dimiliki adalah milik orang-orang yang kurang mampu. Atas dasar hal tersebut, Ali pun turut mengingatkan kepada masyarakat khususnya dari kalangan yang sudah mampu, untuk menyisihkan sebagian hartanya untuk orang-orang yang lebih membutuhkan. Ali juga menuturkan agar masyarakat dapat mempercayai Baznas sebagai pengumpul dana zakat dari para muzakki (pemberi zakat). “Insha Allah zakat tidak akan jadi jaket. Kami akan selalu amanah menyalurkan bantuan yang kami terima untuk diserahkan kepada orang-orang yang membutuhkan” paparnya.
    Senada dengan Ali, Bupati Sumedang dalam sambutan di dua kecamatan yang Ia kunjungi turut menghimbau agar masyarakat Sumedang memiliki kesadaran terkait pentingnya membayar zakat, karena selain telah menjadi kewajiban selaku umat muslim, zakat merupakan salah satu jalan untuk membersihkan harta yang dimiliki. ”Salah satu kewajiban bagi umat muslim yang telah mampu adalah membayar zakat, mudah-mudahan dengan membayar zakat, kita semua bisa meringankan kebutuhan orang-orang yang kurang mampu.” Imbuhnya.

    Disela acara roadshow saat itu, Bupati Eka bersama rombongan mengunjungi kebun interaksi di kecamatan Cisarua. Pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan secara simbolis pohon cabe rawit kepada perwakilan kepala desa untuk disalurkan kepada masyarakat melalui para kepala desa yang ada di kecamatan Cisarua. Kebun yang ditanami oleh kurang lebih 4 ribu bibit pohon cabe rawit, pohon terong, bawang daun dan berada di tanah milik Kecamatan tersebut, terwujud berkat kerjasama masyarakat Cisarua, unsur muspika, serta organisasi kepemudaan. 

    Dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan apresiasinya serta memberikan dukungan atas kreativitas yang dilakukan oleh seluruh unsur masyarakat Cisarua. “Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi contoh untuk kecamatan-kecamatan lain yang ada di kabupaten Sumedang, dan semoga untuk ke depannya Cisarua bisa menjadi lumbung cengek,“tandasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus