Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Beberapa Produk Mainan Anak Tak Penuhi SNI

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21783.jpg
    foto ilustrasi : bisnis.com

    MAJALENGKA-Produk mainan anak dalam beberapa jenis mainan tidak memenuhi standar produk. Produk mainan tersebut, berdasarkan hasil penelusuran lapangan tidak menggunakan label Standar Nasional Indonesia (SNI).

    Produk mainan tersebut, dari sisi bahan baku menggunakan bahan plastik. Ada yang merupakan produk lokal dan ada juga produk impor. Temuan tersebut, diperoleh dari sidak Dinas Perdagangan Pemkab Majalengka dengan Disperindag Jabar, Rabu (8/3).

    Temuan barang mainan anak yang tak berstandar SNI diperoleh dari pusat pertokoan terbesar yaitu Toserba Surya, yang berlokasi di Kadipaten Majalengka.

    Kabid Perlindungan Konsumen Disperindag Jabar, Bismark dalam keterangannya kepada wartawan di sela-sela kegiatan tersebut mengatakan, temuan mainan anak tak ada SNI baik impor maupun lokal oleh pengelola toko tidak boleh dipajang di etalase dan tidak boleh dijual kepada konsumen.

    Merujuk kepada UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan "mainan anak harus dilengkapi dengan SNI serta untuk produk boneka harus ada hologramnya", ujar Bismark.

    Adanya mainan anak yang tidak menggunakan SNI diantaranya disebabkan ketidaktahuan dari pengelola toko tersebut bahwa batas waktu SNI selama 5 tahun. Jika habis lima tahun syarat SNI harus diperpanjang lagi.

    Jika dalam waktu lebih dari 5 tahun SNI produk tak diperpanjang, dikhawatirkan kualitas yang ada dalam komponen tersebut akan berkurang sehingga produk tersebut tidak lagi memenuhi standar SNI.

    Sementara itu, Manager Toserba Surya,  Iswandi, dalam keterangannya kepada wartawan secara terpisah mengatakan pihak Toserba Surya siap menarik barang tersebut untuk tidak memajang dietalase dan tidak menjual barang tersebut kepada konsumen.

    Dalam waktu dekat, ujar Iswandi pengelola Toserba akan segera mengkomunikasikan temuan tersebut pada suplier untuk segera diselesaikan persoalan tersebut.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus