Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Menpan RB Menilai Kualitas ASN Masih Rendah

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21888.jpg

    BANDUNG-Menteri Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur mengakui kualitas aparatur sipil negara (ASN) saat ini masih rendah. 

    Rendahnya kualitas ASN ini terlihat dari latar belakang pendidikan yang dimiliki. Dari total Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia yang berjumlah 4,475 juta, 64% di antaranya hanya memiliki kemampuan administratif. Pada pengangkatan PNS terakhir pun, lanjutnya, hampir 58% berasal dari tenaga honorer.

    "Bayangkan, kemarin mereka diangkat jadi PNS engga dites," katanya kepada wartawan di Bandung, Senin (13/3/2017).

    Menurutnya, ASN yang ahli di Bidang pertambangan 0,03%. Bahkan tidak banyak PNS yang berpendidikan S2 dan S3.

    "Bagaimana mau mengatur pertambangan, mengatur pengusaha, kalau ASN-nya juga tidak mengerti," tegasnya.

    Selain itu, mental ASN pun harus dibenahi. Saat ini, menurutnya banyak ASN yang beranggapan bahwa mereka adalah penguasa. Padahal, ASN merupakan pelayan masyarakat. 

    "Tidak ada lagi birokrat mental priyayi. Mereka harus punya jiwa hospitality, bukan jiwa penguasa," ujarnya.

    Kondisi ASN saat ini, menurut dia, tidaklah heran jika banyaknya keluhan terkait pelayanan mereka. Oleh karena itu, pihaknya sangat serius untuk meningkatkan kualitas ASN. Caranya dengan memperbaiki mulai dari sistem penerimaan dan pelatihan.

    Untuk penerimaan, pihaknya akan memperbesar formasi penerimaan dari sekolah kedinasan. Dia pun mengaku sudah berkoordinasi dengan kementerian lainnya terkait rencana itu.

    "Minta lulusan STAN tidak hanya mengisi dirjen pajak, beacukai saja. Juga dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat, bisa untuk di Dinas Perhubungan. Juga diisi sekolah pelayaran," katanya.

    Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mendukung upaya perbaikan tersebut. Dia berharap ASN memiliki keahlian sesuai dengan yang dibutuhkan.

    Pria yang akrab disapa Demiz ini berharap adanya pengubahan motivasi dan pola pikir PNS dalam bekerja. "Jiwa profesional didatangkan. Juga harus punya jiwa entrepreneur. Masa kalah sama pengusaha, orang dia yang ngatur. Jangan dibohongi pengusaha," katanya.

    Dia pun menyebut saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus melakukan pembenahan kualitas PNS-nya. Rencana pendirian mall pelayanan publik pun siap dilakukan dengan sudah terbangunnya tempat pelatihan yang representatif.

    "Jawa Barat secara ranking sudah tertinggi. Bahkan kalau lihat ke depannya, di Cipageran yang akan kita bangun tempatnya sudah memadai. Lokasinya strategis, di situ ada aula besar. Jadi bisa secara besar-besaran, bahkan dari provinsi lain juga bisa gunakan ini," pungkasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus