Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Dadang Naser Lantik 211 Pejabat Baru

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21960.jpg

    KAB.BANDUNG-Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, S.H., S.Ip., M.Ip., hari ini mengangkat sumpah jabatan 211 orang pejabat administrasi dan pejabat fungsional dalam acara Pengangkatan Sumpah dan Pelantikan Pejabat dalam Jabatan Administrasi dan Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Tahun 2017 di Gedung Mohamad Toha Soreang, Rabu (15/3).

    211 orang pejabat yang diangkat sumpahnya meliputi 29 orang Jabatan Administrasi, 4 orang Pengawas Sekolah, 1 orang Widya Iswara, 25 orang Kepala Sekolah, 62 orang Kepala Puskesmas, 20 orang Dokter, 4 orang Dokter Gigi, 63 orang Guru dan 3 orang Penyuluh Pertanian. Dari 211 orang yang diangkat sumpahnya 199 orang beragama Islam, 8 orang beragama Protestan dan 4 orang beragama Katolik.

    Turut menghadiri acara tersebut Assisten Ekjah Kabupaten Bandung, H. Marlan, S.Ip., M.Si., Kepala BKPPD Kabupaten Bandung, Dr. H. Erick Juriara Ekananta, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan, Dr. H. Juhana, M.M.Pd., dan Kadisparbud Kabupaten Bandung, Drs. H. Agus Firman, M.MPd.

    Dalam sambutannya, Dadang Naser mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik dan mengatakan bahwa promosi, rotasi, dan mutasi adalah hal yang biasa dalam sebuah birokrasi.

    “Bagi yang menempati jabatan baru ini adalah suatu kepercayaan yang diberikan negara agar menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sebagaimana janji yang baru saja diucapkan,” kata Dadang Naser.

    Dadang menginstruksikan kepada segenap pejabat aparatur pemerintah yang dilantik agar melaksanakan setiap tugas dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja tuntas. Juga dihimbau agar para pejabat baru ini menjadikan aturan sebagai kompas dan acuan dalam bertindak, serta senantiasa menghindari perilaku korup dan menghindari pungli.

    “Saya berharap dalam pelaksanaan jabatan saudara nanti agar mengedepankan loyalitas kerja dan menjadikan kepercayaan ini sebagai suatu amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” kata Dadang.

    Pada Tahun 2016 Indeks Kesehatan Kabupaten Bandung sebesar 76,82 point sedangkan Indeks Pendidikan sebesar 86,32 point. Sementara untuk Tahun 2017 ini, Pemkab Bandung telah mengalokasikan anggaran untuk Pembangunan Bidang Kesehatan sebesar Rp 364.935.229.452, sedangkan untuk Pembangunan Pendidikan telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 193.898.622.809.

    Dadang mengatakan APBD Kabupaten Bandung yang menembus angka Rp 5,4 triliun merupakan daya dorong bagi Dadang sebagai Bupati dan juga bagi seluruh Perangkat Daerah sebagai pemasok APBD.

    Sedikit berkelakar, Dadang mengatakan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan sebagai pemacok anggaran mengingat anggaran pendidikan sudah melewati 30% sedangkan anggaran kesehatan sudah melewati 18%.

    “Memang Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan itu Dinas pemacok anggaran, tapi ini merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bandung,” katanya.

    Berkenaan dengan hal tersebut, Dadang mengatakan tidak berlebihan jika Pemkab Bandung menargetkan IPM Tahun 2017 sebesar 71,23 poin, Indeks Kesehatan sebesar 77,13 poin, dan Indeks Pendidikan sebesar 86,32 poin.

    Ia juga mengingatkan kembali fokus pembangunan lima tahun ke depan yang salah satunya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sarana pendidikan dan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan memadai secara kuantitas.

    “Untuk mewujudkan percepatan pembangunan bukanlah hal yang mudah sehingga dibutuhkan kerja keras dan sinergi dari semua pemangku kepentingan, bahu membahu untuk membangun Kabupaten Bandung yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing,” tutupnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus