Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Hardiknas Tahun 2011 Momentum Tingkatkan Kualitas Pendidikan Karakter Bangsa

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/wagub-hardiknas2011.jpg

    BANDUNG- Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Jabar tepat diperingati pada 2 Mei 2011, bertempat di Halaman Gedung Sate, dengan Irup Wagub Jabar, H. Dede Yusuf. Hardiknas tahun 2011, diperingati melalui upacara bendera yang dihadiri para pegawai Pemprov. Jabar, perwakilan guru dan siswa di beberapa sekolah di Kota Bandung dan jajaran Muspida Jabar.

    Wagub, dalam upacara tersebut membacakan sambutan tertulis Mendiknas RI, Mohammad Nuh. Nuh, dalam sambutannya menjelaskan melalui peringatan Hardiknas tahun 2011, pendidikan diharapkan dapat semakin berkualitas dan semakin terbuka aksesnya bagi rakyat Indonesia secara keseluruhan.

    Pendidikan komplek, menantang namun sangat mulia karena dalam dunia pendidikan manusia sebagai peran utamanya, baik sebagai subjek sekaligus objek. Oleh karenanya, dalam rangka pengembangan pendidikan semua pihak secara bersama-sama harus terus berikhtiar untuk menangani pendidikan, demi kemuliaan diri, bangsa, negara dan umat manusia.

    Sejalan dengan tantangan global dan internal yang sedang dihadapi, serta adanya kesempatan yang terbuka untuk menjadi negara dan bangsa yang besar, maju, demokratis dan sejahtera, pendidikan berbasis karakter dengan segala dimensi dan variasinya penting dan mutlak.

    Karakter yang dibangun melalui pembangunan pendidikan bukan hanya karakter berbasis kemuliaan diri, tetapi secara bersamaan membangun karakter kemuliaan sebagai bangsa. Karakter lain yang ingin dibangun, tidak hanya kesantunan, tetapi secara bersamaan dibangun karakter yang mampu menumbuhkan kepenasaran intelektual sebagai modal untuk membangun kreativitas dan daya inovasi.

    Nuh, lebih lanjut memaparkan tema Hardiknas tahun 2011 adalah "Pendidikan karakter sebagai pilar kebangkitan bangsa, dengan subtema raih prestasi junjung tinggi budi pekerti", tema tersebut mengingatkan kembali pada hakikat pendidikan yang ditekankan oleh Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantoro, dimana menurut Ki Hajar Dewantoro pendidikan adalah upaya untuk memajukan budi pekerti (kekuatan batin, karakter), pikiran dan jasmani anak didik.

    Menyikapi perkembangan aktual terhadap munculnya perilaku destruktif, anarkis dan radikalis, pendidikan memiliki peran dan tanggung jawab yang besar. Oleh karenanya, kepada para pemangku kepentingan pendidikan, harus memberikan perhatian dan pendampingan lebih besar kepada peserta didik dalam membentuk dan menumbuhkan pola pikir dan perilaku yang berbasis kasih sayang, toleran terhadap realitas keanekaragaman yang dibenarkan oleh peraturan dan perundangan. Perhatian lebih bisa dalam bentuk memberikan ruang aktivitas yang positif sehingga bisa dicegah tumbuhnya pemikiran dan perilaku destruktif, anarkis, kekerasan dan radikalisme.

    Pendidikan berbasis karakter, imbuh Nuh mulai akan direalisasikan dalam tahun ajaran 2011/2012. Pendidikan berbasis karakter kita jadikan sebagai gerakan nasional, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai dengan Perguruan Tinggi termasuk didalamnya pendidikan nonformal dan informal. (Nur)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus