Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    BI Waspadai Peredaran Uang Palsu Pilkada Jabar 2018

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_22035.jpg

    BANDUNG-Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah KPwBI Jabar Mikael Budisatrio mengatakan pihaknya mewaspadai peredaran uang palsu dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah di Jawa Barat pada 2018.

    Budi mengaku pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian guna mengantisiasi peredaran uang palsu tersebut terutama pada saat serangan fajar.

    "Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi hal tersebut, "katanya kepada wartawan di Bandung, Selasa (21/3/2017)

    Hingga kini Bank Indonesia belum menemukan adanya uang palsu yang meningkat secara signifikan meski isu yang beredar di masyarakat seperti itu.

    "Laporan pihak kepolisiam terhadap kami menjelang pemilu belum ada, harapannya memang tidak ada,"ucapnya.

    Pria yang akrab disapa Mika ini menjelaskan uang baru Tahun Emisi  diakuinya relatif tidak bisa ditiru. Dengan dilengkapi 9-12 unsur pengaman yang lebih canggih.

    Fitur keamanan tersebut, lanjutnya antara lain tanda air/watermark, benang pengaman, mikroteks dan miniteks, gambar tersembunyi/latent image, tinta berubah warna pada logo BI, gambar saling isi/rectoverso, kode tunanetra/blind code, visible dan invisible ink, cetak efek pelangi/rainbow feature, cetak kasar apabila diraba/intaglio, serta nomor seri yang dibentuk asimetris.

    "Uang baru ini  relatif lebih sulit dipalsukan. Ciri keaslian uang rupiah ini sebenarnya dapat dikenali dengan mudah. Yakni dengan cara 3D yaitu dilihat, diraba, diterawang,"pungkasnya. (MAT)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus