Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Resmikan Ruang VVIP Ibnu Sina 2 Rumah Sakit Al Islam Bandung

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_22060.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat meresmikan beroperasinya Ruang Rawat Inap VVIP Ibnu Sina 2 Rumah Sakit Al Islam (Rs.AI) Jl. Sukarno Hatta Bandung, Rabu (22/3).

    "Saya atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mengucapkan selamat atas beroperasinya ruang rawat inap Ibnu Sina 2 Rs.Al Islam, semoga dengan diresmikannya ini akan menambah pelayanan kepada masyarakat.

    Peresmian Ruang rawat Ibnu Sina 2 ini, ditandai dengan panandatanganan prasasti dan pengguntingan pita depan ruang Ibnu Sina 2, disaksikan oleh Ketua Yayasan Rumah Sakit Al Islam Bandung, Prof.dr.Tati S.Yusron, Plt. Direktur Rs Al Islam, dr.Moh Iqbal dan Ibu Netty Prasetiyani.

    Dalam kesempatan sambutan peresmian, Gubernur Ahmad Heryawan menjelaskan, bahwa diantara rumah sakit non pemerintah yang ada, maka Rs Al Islam adalah termasuk rumah sakit yang "nyongcolang" (menonjol dalam kemajuannya). Rumah sakit pemerintah perlu dukungan kehadiran rumah sakit swasta, tanpa adanya rumah sakit seperti Al Islam ini, maka rumah sakit pemerintah akan mendapatkan kesulitan dalam pemenuhan pelayanan kesehatannya", ujar Gubernur.

    Menurut Gubernur Ahmad Heryawan, "selain melakukan tindakan pengobatan atau kuratif, maka yang tidak kalah pentingnya adalah tindakan preventif (pencegahan) dan promotif (upaya komunikasi dan edukasi). "Ketika saya ke daerah dan sering bertemu ibu-ibu,  ditanya "bu ! milih mana, yaitu sakit kemudian ke rumah sakit gratis, atau pilih sehat, maka ibu-ibu menjawabnya, pilih "sehat".  Untuk itu, maka sangat penting menciptakan lingkungan yang sehat dan perilaku hidup sehat. Lingkungan yang sehat, diantaranya lingkungan yang tidak ada sampah, karena dari sampahlah menimbulkan bibit-bibit penyakit. Oleh karena itu, saya mengajak kepada para dokter selain memberikan tindakan pengobatan, juga memberikan tindakan promotif dengan memberikan nasehat-nasehat kepada pasiennya untuk menjaga lingkungan yang sehat dan menciptakan perilaku hidup sehat. "Biasana ku dokter mah sok nurut", ujar Aher.

    Gubernur Ahmad Heryawan menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang telah dicapai Rs. Al Islam sehingga hari ini bisa meresmikan beroperasinya ruang rawat inap VVIP Ibnu Sina 2. Mudah-mudahan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bisa berkontribusi atas kemajuan Rs. Al Islam ini dan sebagai tahap awal, Gubernur menjanjikan bantuan untuk penyelesaian masjid, yaitu sebesar 1 Milliar rupiah.

    Sementara itu, Ketua Yayasan Rs Al Islam, Prof.dr.Hj.Tati S Yusron dalam sambutannya melaporkan, bahwa pembangunan ruang rawat inap Ibnu Sina 2 ini menjadi bagian dari master plan Rs.Al Islam. Setelah ini, tambah Prof.dr.Tati Yusron, akan dibangun gedung berlantai 5 yang diperuntukan ruang UGD, klinik dan perkantoran, hal ini untuk mengantisipasi semakin meningkatkan jumlah kunjungan pasien dimana di Rs Al Islam ini sekitar 60 % pasiennya adalah pasien BPJS.

    Menurut Ketua Yayasan Prof. Tati, kini, Rs Al Islam sedang mengejar target sebagai rumah sakit yang tersertifikasi syariah, terakreditasi sebagai rumah sakit pendidikan yang dalam hal ini bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran UNISBA, dan rumah sakit unggulan. Untuk mengejar target itu, Prof.dr.Hj. tati mengajak seluruh stake holder untuk berupaya maksimal.

    Diakhir acara, Gubernur didampingi Plt Dirut Al Islam, Moch. Iqbal dan Ketua Yayasan Rs.Al Islam, Prof.dr.Hj.tati S Yusron, meninjau ruangan yang baru selesai dibangun, diantaranya, Ruangan Kemotherapi yang memiliki 8 tempat tidur terapi, ruangan VVIP Klinik Tumbuh Kembang Anak, Ruangan VVIP melahirkan dan Ruangan rawat inap VVIP sebanyak 28 ruangan.

    Menurut salah seorang perawat yang bertugas di Ruang Ibnu Sina, dari 28 ruangan yang ada kini 60 %nya sudah ditempati pasien rawat inap. Harga operasional untuk ruang VVIP, yaitu untuk VVIP A sebesar Rp 1.5 juta/hari dan untuk VVIP B Rp 1,4 juta/hari. Harga tersebut sudah termasuk visite dokter, perawatan, makan dan minum.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus