Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ahmad Heryawan Kagumi Sosok Zakir Naik

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_22251.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, mengagumi sosok ulama asal India Zakir Naik. Dia menilai Zakir Naik sebagai seorang ulama dan ahli perbandingan agama yang luar biasa. Hal ini dibuktikan dengan kehebatannya memahami kitab-kitab agama lain sehingga dapat menjawab dengan perumpamaan-perumpamaan yang mudah di pahami audiens.

    "Beliau hafal urusan-urusan penting di Al Quran, hafal tema-tema penting pada berbagai kitab agama lain, hafal banyak hadist nabi juga," katanya kepada wartawan di Bandung, Minggu (2/4/2017).

    Gubernur Jabar yang akrab disapa Aher ini menjelaskan, dengan pendekatan kajian ilmiah yang disampaikan dalam dakwahnya, dia meyakini umat muslim akan merasa nyaman dan yakin tentang Islam, bahwa agama yang dipeluk oleh mayoritas masyarakat Indonesia ini menjunjung tinggi perdamaian.

    Sementara itu, Zakir Naik dalam safari dakwahnya di Bandung menyerukan pentingnya menjaga dan meningkatkan persatuan di antara umat Islam di seluruh dunia. Sebab, saat ini, pihak yang anti terhadap Islam terus menerus berupaya agar Umat Islam lemah dan dapat dipecah-belah. Dia menilai, saat ini pihak yang anti Islam tidak ingin melihat Umat Islam bangkit.

    Pada kesempatan tersebut, Zakir Naik ingin memperkenalkan dakwah ilmiah yang dikemas dengan ceramah umum dan bersifat kolosal, yakni memiliki peserta ribuan.

    "Indonesia mayoritas muslim, Islam dapat diterima setiap kalangan, bukan karena paksaan mayoritas,” katanya. 

    Seperti diketahui, Zakir Naik sedang menggelar safari dakwah di lima kota. Bermulai dari Kota Bandung yang berlangsung di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Berlanjut ke Yogyakarta, Ponorogo, Bekasi, dan terakhir di Makasar, 10 April 2017 mendatang.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus