Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Visitasi Akper Sumedang dengan UPI

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_22323.jpg

    SUMEDANG-Kegiatan visitasi Proses Penyatuan Akademi Perawat (AKPER) Pemerintah Kabupaten Sumedang dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) diselenggarakan di kampus AKPER Pemkab Sumedang, Dusun Margamukti, Desa Licin, Kecamatan Cimalaka, Sumedang, Rabu (5/4).

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kabag Pengelolaan Barang Daerah Setda Kabupaten Sumedang, Yanto Gunadi, BA, Kabag Kerjasama, Setia Hadi Martomijoyo, SH, Direktur Akper Sumedang, Drs. H. Dadang Rukmawan, M.Kes, Sekretaris Eksekutif UPI Bandung, Prof. Solehudin, Tim Visitasi AKPER, serta unsur terkait lainnya.

    Pada kesempatan tersebut, Yanto yang mewakili Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya acara tersebut. “Pada dasarnya, Kegiatan ini medapat dukungan penuh dari Bupati, Saya mewakili Pemerintah Daerah berharap, untuk waktu yang akan datang AKPER bisa lebih maju dari sekarang. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumedang,” kata Yanto.

    Prof. Solehudin, masih pada kesempatan yang sama memaparkan bahwa, alasan pihak UPI  mempunyai ketertarikan untuk bekerja sama dengan AKPER selain alasan UPI memiliki kampus di wilayah daerah Sumedang adalah, pihak UPI merasa punya program yang sama dengan AKPER yaitu sama-sama mempunyai tujuan meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu, UPI juga menilai penyatuan tersebut bisa menjadi sarana untuk memperluas kampusnya di Kabupaten Sumedang.

    “Banyak faktor yang mendorong UPI tertarik kepada AKPER, harapan saya, ketika nanti kita sudah bergabung, semoga pihak-pihak terkait tetap memberikan dukungan dan tidak melepas begitu saja, semoga kita semua memiliki kesadaran yang tinggi bahwa hal yang kita lakukan sebagai salah satu bentuk mendukung program pemerintah untuk pembangunan di Sumedang,” papar Solehudin.

    Sementara itu, Topan Sudrajat, SE, M.Si, selaku ketua tim visitasi AKPER mengatakan penyatuan AKPER dan UPI diharapkan bisa memberikan dampak positif untuk banyak pihak. “Saya berharap, dengan penggabungan ini, kita selaku pihak yang berkompeten dalam bidang pendidikan dapat turut andil mengakomodir anak-anak didik kita, kemudian kedepannya bisa memiliki jenjang pendidikan yang lebih baik, dan untuk segi institusinya bisa lebih tinggi lagi,” ujarnya.

    Sementara itu, selain menyampaikan selayang pandang profil AKPER Pemkab Sumedang, H. Dadang Rukmawan juga mengatakan bahwa proses penyatuan AKPER dengan UPI dalam pelaksanaannya diharapkan lancar dan mudah. “Berdasarkan Peraturan Daerah nomor 12 tahun 2001, tentang pembentukan lembaga teknis daerah Akademi Keperawatan Kabupaten Sumedang, AKPER sudah menjadi lembaga teknis daerah (LTD), serta berada di bawah Sekretariat Daerah. Kalau sudah bergabung, otomatis kerja sama dengan Pemda hilang. Oleh karena itu, saya berharap, untuk ke depannya, pihak AKPER dan UPI bisa bekerja sama dengan baik dan bisa membangun universitas besar di Kabupaten Sumedang,“ pungkasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus