Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov Jabar Berikan Kredit Wira Usaha Baru Di Bawah Rp10 Juta

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_22897.jpg

    BANDUNG-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Jawa Barat (KUK Jabar) memberikan pembiayaan atau kredit bagi Wirausaha Baru (WUB) yang ingin meningkatkan usahanya atau penjualannya di bawah Rp10 juta.

    Kepala Dinas KUK Jabar, Dudi Sudradjat Abdurachim menawarkan beberapa skema pembiayaan bagi WUB, yakni KUR (Kredit Usaha Rakyat), KCR (Kredit Cinta Rakyat), PKBL (Program Kemitraan Bina Lingkungan), dan yang paling terbaru ada KUMI (Kredit Ultra Mikro).

    "Mikro itu udah kecil, ultra mikro sangat kecil lagi, yaitu pembiayaan di bawah Rp 10 juta,"katanya kepada wartawan di Bandung, Selasa (9/5/2017)

    Dudi menjelaskan skema KUMI ini merupakan usulan dari Pemerintah melalui Wakil Menteri Keuangan RI Mardiasmo, dengan sasaran pengusaha mikro yang belum layak mendapat kredit bank dan selama ini tidak terjangkau KUR.

    Selain menawarkan akses pembiayaan, Jawa Barat sudah memiliki Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), kerjasama antara OJK dan Pemerintah provinsi.

    "Misinya adalah untuk mempercepat akses pembiayaan untuk UMKM, ke depannya masih disusun beberapa agenda kerja untuk TPAKD," terangnya.

    Dudi menjelaskan, beberapa waktu yang lalu, Dinas KUK bekerjasama dengan OJK telah melakukan Beauty Contest. Menurutnya, dari 300 UMKM yang diajukannya, hanya 25 UMKM yang lolos untuk mendapatkan akses pembiayaan.

    "Sebanyak 25 UMKM yang lolos juga, masih ditemukan beberapa masalah, yaitu hampir kebanyakan kaitannya dengan BI Checking. Misalnya mereka secara pribadi pinjam ke bank, tunggakan kartu kredit," jelasnya.

    Namun intinya, orientasi dari semua program yang dicanangkan Dinas KUK, yakni ingin mempermudah akses pembiayaan bagi pengusaha kecil di Jawa Barat.

    "Intinya, Kita ingin mempermudah akses pembiayaan daerah," pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus