Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    MoU Dengan Empat Provinsi Tiongkok Hasilkan Payung Hukum Untuk B to B

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_22944.jpg

    CHENGDU-Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan penandatangan MoU dengan keempat provinsi di Tiongkok bukan hanya kunjungan pejabat pemprov semata.

    "Kami datang ke Tiongkok bukan hanya untuk studi banding seperti pada tema tertentu. Kunjungan kerja kami temanya lebih luas, kerja sama permanen antar provinsi yang bisa berkembang. Itu keuntungan sister province," jelas Aher ketika ditemui di Chengdu, Sichuan, Tiongkok, Selasa (9/5/2017). Selama sepekan ini, Pemprov telah menandatangani tiga kesepahaman kerja sama Sister Province dengan tiga provinsi di Tiongkok yaitu dengan Guangxi Zhuang, Chongqing, Sichuan, dan Rabu ini dengan Heilongjiang.

    ‎Melalui kerja sama antara Provinsi tersebut, lanjut Aher, merupakan bagian perjanjian hukum yang besar. Menjamin kedua pemerintah daerah terutama dalam memfilter perusahaan-perusahaan yang akan dilibatkan dalam kerja sama tersebut.

    "MoU ini bagus akan terlindungi perjanjian hukum yang besar, dengan kerja sama berbagai bidang (b). Kemudian akan lebih terencana dan teratur. Bahkan Wagub Sichuan mengatakan kalau kerja sama b to b, bilang tolong kasih tahu soal perusahaannya takutnya perusahan terkait tidak bagus. Jadi difilter sama pemerintahan di Tiongkok tersebut," katanya.

    Dia menambahkan, setelah kerja sama antar pemerintah bisa dilanjutkan dengan kerja sama dengan perusahaan.

    Jabar-Sichuan

    Sementara itu, pada Selasa malam kemarin, Pemprov Jabar telah menandatangani MoU dengan Gubernur Sichuan Yin Li. Pada sambutannya, Li mengatakan, Sichuan terletak di bagian barat Tiongkok, dengan jumlah penduduk banyak, dan pertumbuhan ekonomi yang cepat.‎

    "Kami punya penduduk 90 juta orang, nomor 3 terpadat di Tiongkok dengan luas wilayah 480.000 km2, nomor 5 di Tiongkok dengan PDB USD 500 miliar per tahun atau nomor 6 di Tiongkok," ujarnya.

    Diakui dia, selama ini perhubungan Sichuan dengan Jabar cukup baik. Perdagangan Tiongkok ke Indonesia pun baik.

    "Kalau menurut saya nilai ini bisa ditingkatkan. Melalui tanda tangan MoU bisa memperbanyak pertukaran dan kerja sama. Apalagi saat ini sudah ada 12 perusahaan asal Sichuan yang sudah ada di Indonesia. Mudah-mudahan perusahaan dari kami ini akan berkembang dengan baik di Jabar khususnya di Indonesia," ucapnya.

    Terkait kerja sama pariwisata. Li percaya Indonesia merupakan negara yang cantik termasuk Jabar meski dia belum pernah ke Jabar.

    Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Aher menuturkan, dengan MoU tersebut kerja sama pariwisata meningkat. Saat ini kunjungan wisatawan asal Tiongkok ke Indonesia cukup tinggi bahkan sudah menggeser turis Eropa dan Amerika.

    ‎"Kerja sama pariwisata, Sichuan punya kawasan indah. Jabar juga indah karena kami tropis, memiliki keindahan lebih, hutan lebat.
    Mudah-mudahan kerja sama ini bisa berjalan lancar," katanya.

    Selain itu, beberapa poin kerja sama yang akan mereka lakukan yaitu pengembangan riset pertanian.

    "Jabar luas, produksi pangan buah, sayur, dan padi kebanyakan dari Jabar. Jabar penghasil pangan nomor 1 di Indonesia. Kami ingin kerja sama dengan baik, dan produksi pangan lebih meningkat," katanya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus