Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Ingatkan Agar Bupati Cianjur Genjot IPM

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_5482.jpg

    CIANJUR- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengambil sumpah dan melantik Tjetjep Muchtar Soleh dan Suranto menjadi Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Masa Jabatan tahun 2011-2016. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung DPRD Kab. Cianjur, Jl. KH. Abdullah bin Nuh, Cianjur dalam sebuah Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Cianjur, Rabu (18/5). Sehubungan dengan itu, atas nama Pemerintah dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Heryawan menyampaikan ucapan selamat kepada keduanya, khususnya kepada Tjetjep Muchtar Soleh karena terpilih kembali menjadi Bupati Cianjur.

    “Tentunya, hal itu merupakan penghargaan dari masyarakat Kabupaten Cianjur atas berbagai kemajuan yang berhasil diwujudkan selama periode kepemimpinannya dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Tentunya hal itu harus menjadi motivasi untuk menjaga kepercayaan serta harapan yang tinggi dari masyarakat dengan mewujudkan masyarakat Kabupaten Cianjur yang semakin Cerdas, Sehat, Sejahtera dan Berakhlaqul Karimah,” tegas Heryawan saat memberikan sambutan usai melantik Bupati dan Wakil Bupati Cianjur.       

    Apalagi bila dilihat dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM), berdasarkan data yang dirilis BPS Jawa Barat tahun 2010, pada tahun 2009 IPM Kabupaten Cianjur baru mencapai 68,60 poin. Capaian tersebut masih dibawah rata-rata IPM Jawa Barat tahun 2009 yaitu sebesar 71,64 poin. IPM sebesar itu, dapat dirinci sebagai berikut; indeks pendidikan sebesar 79,55 poin, indeks kesehatan sebesar 67,74 poin, serta indeks daya beli sebesar 58,53 poin. “Oleh sebab itu, saya sangat berharap agar capaian IPM tersebut dapat terus digenjot. Tentunya dengan menjadi prioritas utama pembangunan selama periode kepemimpinan Saudara Bupati dan Wakil Bupati lima tahun mendatang,” ujar Heryawan.

    Dalam kaitan itu, acara ini, sejatinya menjadi momentum strategis bagi segenap stakeholder pembangunan di Kabupaten Cianjur, untuk kembali membangun sinergi, konsolidasi serta koordinasi, dalam rangka mewujudkan berbagai akselerasi pembangunan yang lebih baik lagi, termasuk dalam mengelaborasi posisi strategis Kabupaten Cianjur yang termasuk kedalam Kawasan Perkotaan Jabodetabek – Punjur. Dimana Cianjur merupakan salah satu dari delapan kawasan strategis nasional di Jawa Barat. Serta untuk memperkuat posisi tawar Kabupaten Cianjur dalam kapasitasnya sebagai salah satu Kawasan Andalan.

    Lebih lanjut Heryawan menyatakan dalam konteks regional Jawa Barat, Kabupaten Cianjur memiliki posisi strategis, yaitu sebagai jalur perlintasan dua kota besar (Kota Bandung dan Jakarta). Posisi strategis Kabupaten Cianjur itu tidak dapat dipisahkan dari peran sebagai pusat daerah agraris. Dimana salah satu tumpuan pembangunannya berada pada sektor pertanian, sehingga Cianjur dijuluki sebagai salah satu daerah swasembada padi. Bahkan Cianjur sangat dikenal dengan varietas beras yang berkualitas.

    Selain itu, di Kabupaten Cianjur, kemajuan sektor perdagangan diwujudkan dengan postur perdagangan tradisional berwajah modern. Serta didukung potensi pariwisata yang mumpuni, turut memberikan dampak positif terhadap laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cianjur. Sehingga secara umum perekonomian Cianjur menunjukkan tren meningkat dari tahun ke tahun. Namun kondisi tersebut tidak otomatis menjadikan Kabupaten Cianjur tanpa masalah. Khususnya terkait dengan kualitas sumber daya manusia, yang sesungguhnya merupakan kunci keberhasilan pembangunan.

    Dalam kesempatan itu Heryawan menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi kepada Penjabat Bupati Cianjur beserta seluruh jajaran Pemerintah Daerah, KPUD, Panwas, partai-partai politik dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Cianjur, atas segala kerja keras dan kebersamaan yang telah dibangun. Sehingga meskipun diwarnai pemungutan suara ulang di 4 kecamatan, namun hal itu tidak menghambat kesuksesan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Masa Jabatan 2011-2016. Karena secara keseluruhan pemilihan berlangsung dalam situasi dan kondisi yang relatif lancar, aman dan kondusif.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus