Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jangan Panik Terhadap Isu Gempa Bumi, Tetapi Tetap Waspada

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_0239web1.jpg

    Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan menyatakan, tersiarnya pemberitaan mengenai adanya prediksi gempa bumi terjadi di kawasan Bandung, Jakarta, Sumatera, hingga Papua dengan kekuatan lebih dari 8 SR tetap harus diwaspadai. Namun, masyarakat jangan sampai panik dengan informasi ini.

    "Disini wartawan juga memiliki kewajiban untuk tidak membuat panik masyarakat terkait pemberitaan tersebut, tapi bisa membuat waspada. Karena kita belum tahu kapan gempa ini akan terjadi," kata Gubernur usai melakukan sosialisasi Peraturan Gubernur Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pelarangan Aktivitas Jamaah Ahmadiyah di hadapan para ulama dan tokoh masyarakat di Aula Kantor Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah (BKPPW) II Purwakarta, Senin (16/5) malam kepada wartawan.

    Menurut Gubernur, informasi tersebut memang pernah dilansir beberapa media tahun lalu dan saat ini kembali mengemuka. Karenanya, dia meminta masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi terjadi gempa. Pihaknya akan berkoordinasi lagi dengan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk mendapatkan data yang lebih akurat. Alasannya, BMKG merupakan salah satu institusi yang paling berwenang mengeluarkan pernyataan yang bersangkutan mengenai gempa.

    “Memang betul potensi gempa di jalur Pulau Sumatera hingga Papua. Hanya Kalimantan yang tidak berpotensi terjadi gempa. Saya yakin setiap hari ada gempa, namun dalam skala kecil di bawah 6 SR sehingga tidak menjadi salah satu pemberitaan.

    Dalam mewaspadai terjadinya bencana alam seperti gempa, Pemprov Jabar telah melakukan upaya sosialisasi mitigasi bencana. Dengan sosialisasi tersebut, masyarakat akan lebih mengetahui langkah-langkah seperti apa yang harus dilakukan apabila terjadi bencana. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus