Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Layanan untuk Lansia Sudah Diprogramkan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_23158.jpg

    BANDUNGKAB-Sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi para Lanjut usia (Lansia), Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bandung sudah melakukan beberapa program. Bupati Bandung H. Dadang M Naser menegaskan, upaya tersebut yakni dengan dibentuknya  Lembaga Lansia Indonesia (LLI),  alokasi anggaran untuk LLI, pembentukan 497 Posbidu dan pengembangan pelayanan santun lansia di 15 Puskesmas juga pelayanan kesehatan bagi lansia dari tanggal 23 Mei hingga 3 Juni 2017 di puskesmas keliling.

    “Program lain sudah dilakukan untuk pelayanan kesehatan Lansia seperti bantuan bahan baku rumah, pemberian ternak dan bantuan warung dalam bentuk Usaha Ekonomi Produktif (UEP), pemberian bimbingan sosial lansia potensial kepada 249 orang, juga bantuan pemenuhan dasar pangan untuk 941 orang serta asistensi sosial bagi lansia potensial mdan terlantar bagi 137 orang,” ungkap Bupati usai acara Seminar dan Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) tahun 2017 di Gedong Budaya Sabilulungan (GBS), Senin (22/5).

    Bupati menuturkan penerapan program lansia ini tentu saja bertujuan untuk peningkatan derajat kesehatan para lansia di Kabupaten Bandung. Tercatat 3.330 orang sudah menjadi anggota LLI, hal ini kata Dia menandakan atensi para lansia Kabupaten Bandung sangat tinggi untuk sejahtera di masa tua.

    “3.330 anggota lansia dalam LLI akan menjalankan tugas untuk melaksanakan pemberdayaan lansia secara holistik, terencana dan terpadu. Perlu kita apresiasi bahwa para lansia ini sangat berkontribusi bagi pembangunan melalui pemberdayaan lansia agar berdaya guna, sejahtera di masa tuanya,”  pungkas Dia.

    Lebih lanjut Bupati mengatakan, meningkatnya jumlah lansia dari tahun ke tahun akan memberikan konsekuensi terhadap berbagai aspek kehidupan. Dia berharap melalui program yang akan dilakukan, para lansia bisa terhindar dari masalah  penurunan kualitas kehidupan seperti dari segi ekonomi dan kesehatan.

    Menanggapi hal itu, Dirjen Kesehatan Masyarakat kementrian Kesehatan RI dr. Anung Sugihantono.,M.Kes mengatakan Kabupaten Bandung sudah melakukan layanan kesehatan untuk lansia secara komprehensif. Menurutnya, program tersebut bisa menjadi contoh bagi Kabupaten/ Kota lainnya di Indonesia agar menyusun program serupa sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.

    Lebih lanjut Dia  mengungkapkan, Indonesia saat ini masuk ke dalam negara berstruktur penduduk tua yang besar (di atas 7%). Hal tersebut dapat ditunjukkan dari data Susenas tahun 2015, bahwa jumlah Lansia sebanyak 21,5 juta jiwa atau sekitar 8,43% dari seluruh penduduk Indonesia pada tahun 2015. Dari data penduduk tersebut menunjukkan populasi lansia cenderung meningkat setiap tahunnya, sehingga akan diikuti pula meningkatnya masalah lansia.

    Anung berharap, melalui seminar ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku, keterampilan individu, keluarga, organisasi sosial, masyarakat dan dunia usaha sebagai cerminan peningkatan kesejahteraan lansia serta mempersiapkan pra lansia menjadi lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus