Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Absen ASN Hari Pertama Puasa, Hampir 100%

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_23260.jpg

    BANDUNG—Tingkat kehadiran pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di hari pertama kerja bulan puasa, Senin (29/5) menunjukan kepatuhan sangat tinggi.

    Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan tingkat kehadiran PNS di hari pertama kerja saat Ramadan ini tidak terpengaruh dengan kondisi suasana bulan puasa. “Tingkat kehadiran PNS Pemprov Jabar masih sangat tinggi, berdasarkan rekapitulasi kehadiran, mencapai 99%,” katanya di Gedung Sate, Bandung.

    Pihaknya mencatat, dari jumlah yang hadir pada saat apel pagi saja, dari PNS yang berjumlah 769 orang, yang hadir mencapai 716 orang. “Ada 53 orang PNS menyatakan tidak bisa hadir dengan berbagai keterangan,” ujarnya.

    Menurutnya mereka yang tidak hadir tersebut sebanyak 31 orang tengah dinas luar, 1 orang cuti, sakit sebanyak 11 orang, tugas belajar 3 orang PNS, dan sebanyak 7 orang mengajukan ijin. "Artinya puasa tetap dijalani dengan baik. Kerja dijalankan semata-mata untuk ibadah. Sehinga puasanya dapat pelayanan kepada masyarakat juga meningkat," katanya.

    Iwa memaparkan relatif tidak ada perubahan yang siginifikan meski jam kerja dimulai sejak pukul 07.30 dan berakhir pukul 14.30. Sementara pada hari Jumat PNS mulai masuk 07.30 dan pulang 15.00."OPD yang memberlakukan enam hari kerja jam masuknya tetap sama namun pulangnya pukul 14.00, kecuali Jumat 07.30-14.30," paparnya.

    Meski ada pengurangan jam kerja selama bulan suci Ramadan, para pegawai negri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus tetap produktif. “Jangan sampai karena sedang berpuasa produktifitas PNS menjadi berkurang. Saya juga meminta PNS tetap memprioritaskan pelayanan public,” tuturnya. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus