Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Proses Pembangunan 3 Ruas Jalan Tol Dimulai Juni 2011

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_0239web2.jpg

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan 3 ruas tol akan segera dibangun di kawasan Jawa Barat. Hal itu ditegaskannya menyusul ditandatangani Perjanjian Pendanaan Pengadaan Tanah antara Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan PT Jasa Sarana, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penandatanganan itu merupakan tindaklanjut dari kesepakatan yang sudah dilakukan antara Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dengan Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto pada 28 Desember 2010 lalu. Dengan kesepakatan tersebut diharapkan pembangunan 3 ruas tol akan segera terwujud.

    “Saya optimis pelaksanaan pembangunan ruas tol Cisumdawu, Soroja dan Bandung Intra Urban Toll Road atau BIUTR dapat segera direalisir. Apalagi prosesnya sudah sejak Desember tahun 2010 lalu, implementasinya baru terealisir Mei tahun 2011 ini. Dan saya sudah beberapa kali mengadakan pertemuan terkait pembangunan jalan tol ini. Dengan percepatan pembangunan 3 ruas tol tersebut diharapkan selain mampu mengurai permasalahan transportasi juga mendongkrak aktivitas perekonomian masyarakat. Proses pengadaan tanahnya sudah bisa dimulai Juni tahun 2011 ini,” ujar Heryawan di Gedung Negara Pakuan, Bandung, Jumat (20/5).

    Sementara Direktur Utama PT Jasa Sarana, Soko Sandi Buwono yang ditemui usai penandatanganan kesepakatan di Kantor BPJT di Jakarta, Jumat (20/5) siang, menjelaskan, pihaknya siap untuk melaksanakan isi kesepakatan yang sudah ditandatangani dengan pihak BPJT. Apalagi dengan pengalaman PT Jasa Sarana saat ini yang menyelesaikan pembangunan ruas Tol Bogor Ring Road (BORR) tahap 1. Ditambah saat ini tengah melakukan pengadaan tanah untuk seksi satu ruas tol Ciawi – Sukabumi. “Saya optimis, dapat segera mempercepat realisasi pengadaan tanah sesuai dengan tahapan yang telah disepakati,” ujarnya.

    Lebih lanjut  Soko menjelaskan PT Jasa Sarana sejak beberapa waktu yang lalu telah mulai mendanai persiapan pengadaan tanah melalui Tim Pengadaan Tanah yang telah dibentuk oleh Departemen Pekerjaan Umum. Untuk selanjutnya  PT Jasa Sarana akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bandung, Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Kabupaten Sumedang, dan Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk persiapan pengadaan tanah 3 ruas jalan tol tersebut.

    Terkait dengan kebutuhan dana, Soko menyampaikan bahwa kebutuhan dana pengadaan tanah di luar yang disepakati agar bisa didanai oleh APBN dan APBD. Adapun anggaran yang dibutuhkan untuk pengadaan tanah 3 ruas tol mencapai  Rp 2,3 triliun, yakni Rp 1,04 triliun untuk BIUTR, Rp 892 miliar untuk ruas Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), dan Rp 347,8 miliar untuk ruas Soreang-Pasir Koja (Soroja). Dana tersebut akan disetorkan secara bertahap sesuai kebutuhan. Adapun kebutuhan pembayaran pengadaan tanah tahap I diperkirakan akan mulai Juni 2011.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus