Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Perajin Batik Berharap Menjadi Mitra Binaan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/perajinbatik.jpg

    Bandung - Para perajin batik berharap perbankan menjadikan mereka sebagai mitra binaan termasuk dalam hal penyaluran pembiayaan atau kredit. Mereka menganggap kredit KUR masih memberatkan.

    Perajin dari sentra batik Trusmi, Kabupaten Cirebon, Ninik Ichsan menyatakan lebih menyukai pembiayaan melalui sistem mitra binaan dari bank. Dengan menjadi mitra binaan bank, maka dia bisa mengikuti sejumlah pameran yang dibiayai oleh bank tersebut.

    “Untuk berpameran sendiri dapat habis untuk biaya sewa stand, kalau mitra binaan sering dibawa-bawa ikut pameran gratis,” kata dia.

    Dia menyatakan bunga kredit yang diterima melalui mitra binaan tidak lebih dari 6% per tahun, berbeda dengan KUR yang memiliki bunga diatas 10% per tahun.

    “Selain itu untuk mendapatkan KUR, kami harus memiliki agunan.”

    Terkait penjualan batik saat ini dia mengakui sedang dalam kondisi bagus. Hal ini kemungkinan karena persiapan masyarakat untuk memiliki baju batik saat Idul Fitri nanti.

    “Mudah-mudahan kondisi ini tidak diganggu dengan naiknya bahan baku produksi batik seperti bahan kain mori atau pewarna.”

    Dalam pameran batik yang diselenggarakan di KBI Bandung, sebagian besar perajin mengakui menyukai menjadi mitra binaan. Sementara perbankan yang menjadikan mereka mitra binaan terlihat masih didominasi oleh bank-bank asing seperti Bank Maspion atau Bank ChinaTrust.

    “Tidak ada bank lokal yang datang ke rumah,” ujar salah satu perajin batik Trusmi, Cirebon yang mengikuti pameran tersebut. Guh

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus