Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pasar Tumpah Picu Kemacetan Jalur Mudik Lebaran

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_23546.jpg

    BANDUNG-Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat menyatakan kemacetan lalu lintas kendaraan di jalur mudik lebaran disebabkan oleh kegiatan pasar tumpah dan pertumbuhan kepemilikan kendaraan yang tidak berimbang dengan pertumbuhan jalan. 

    "Pertumbuhan jalan di kita itu hanya 1,2 persen. Sedangkan kenaikan jumlah pertumbuhan kendaraan di kita bisa sampai 12 persen. Rasionya enggak sebanding," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, Dedi Taufik, pada apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2017 di halaman Gedung Sate Bandung, Selasa (13/6/2017).

    Dedi mengungkapkan ada 52 titik rawan macet di jalur mudik wilayah utara, tengah, dan selatan Jawa Barat.

    "Titik kemacetan sudah kita petakan, kalau perkiraan kita titik kemacetan itu ada di utara 17-an titik, lalu tengah ada 18, dan selatan 17 titik," ungkapnya 

    Menurut Dedi, di kawasan utara terdapat Simpang Jomin, Cikalong Purwakarta, lalu Sukamandi, Tegal Gubug. Sementara untuk jalur tengah Jawa Barat, ia menjelaskan, titik rawan macet ada di kawasan Jalur Puncak, Padalarang, Ciranjang.

    "Lalu masuk ke arah tengah ada Tanjung Sari, itu ada pasar, pom bensin dan ada alun-alun. Titik kemacetan di tengah juga akan kita lakukan kanalisasi," tuturnya.

    Sedangkan di wilayah selatan, dikatakan Dedi, titik rawan macet ada di Jalur Limbangan, Leles, dan Gentong. 

    "Untuk wilayah Gentong kan ada pom bensin. Kita kanalisasi tidak boleh ada yang dari timur ke barat masuk ke pom bensin. Nanti juga di sana akan dipasang traffic cone," pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus