Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov. Jabar Dorong Tingkatkan Kebiasaan Membaca

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/IMG_1224.jpg

     

    Pemprov. Jabar, melalui berbagai langkah hingga saat ini terus meningkatkan kebiasaan menbaca. Dukungan  yang diberikan salah satunya melalui dukungan sarana dan prasarana. Demikian, pokok-pokok sambutan Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan ketika membuka Peringatan Hari Kearsipan ke 40 dan Hari Perpustakaan ke-55, bertempat di Pusdai (24/5).
     
    Menurut Gubernur, membaca dari sisi perspektif Agama Islam sudah ditegaskan dalam Al-Quran. Allah SWT, telah memerintahkan kepada umatnya untuk membaca.  Sejalan dengan  perkembangan ilmu pengetahuan, melalui kebiasaan membaca, bisa membuka pengetahuan seseorang tentang dunia.
     
    Sehubungan dengan pentingnya membaca di masyarakat, maka kehadiran perpustakaan di tengah-tengah masyarakat kian diperlukan. Sejalan dengan tuntutan tersebut, Pemprov. Jabar akan terus meningkatkan peran perpustakaan.
    Di tahun ini, bersamaan  dengan Peringatan Hari Kearsipan ke 40 dan Hari Perpustakaan ke-55, Pemprov. Jabar mencanangkan one man one book, dengan salah satu implementasinya setiap PNS minimal dapat memiliki atau membaca 1 buku yang isinya mengandung muatan edukatif.
     
    Bersamaan dengan pencanangan one man one book, Pemprov. Jabar juga menggulirkan gerakan wakaf buku. 
     
    Dalam konteks pengembangan perpustakaan secara umum, banyak cara yang bisa dilakukan oleh pemerintah diantaranya melalui penambahan sarana perpustakaan sampai ke pelosok desa. Kebiasaan membaca, ujar Gubernur sampai saat ini harus terus ditingkatkan mengingat indeks kebiasaan membaca masyarakat Indonesia masih rendah yaitu hanya 0,01. Kondisi tersebut, tentunya dinilai rendah karena untuk Negara Singapura saja indeks membaca masyarakat sudah mencapai 0,55. (Nur).
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus