Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bima : Pedagang Terus Dibenahi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_23778.jpg

    BOGORKOTA-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dibantu jajaran TNI dan Polresta Bogor Kota di malam takbiran melakukan Operasi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) di kawasan Pasar Kebon Kembang. Sabtu (26/06/2017) sekira pukul 20.30 WIB.

    Puluhan personil gabungan mulai dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Petugas Dinas Perhubungan (Dishub), petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) menyisir dan melakukan penertiban lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

    Menurut Wali Kota Bogor Bima Arya, malam takbiran merupakan malam puncak dari seluruh aktifitas warga di bulan Ramadhan.

    “Kemungkinan hingga dini hari masih ada kegiatan-kegiatan yang berjalan seperti di Pasar Anyar, Pasar Bogor, Pasar Kebon Kembang, di jalan MA Salmun, Pasar Merdeka dan sekitarnya. Menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan dan kenyamanan menjadi fokus bersama,” Kata Bima saat memimpin Apel Gabungan Penertiban Malam Takbiran di Plaza Balaikota Bogor.

    Menjaga dan memelihara kenyamanan dan kebersihan Kota Bogor merupakan ikhtiar maksimal yang dilaksanakan Pemkot Bogor, melalui pengerahan secara maksimal dari  seluruh  jajaran dinas terkait  agar ketika lebaran hari pertama Kota Bogor kembali bersih dan nyaman.

    “Operasi ini masih sama seperti tahun sebelumnya, lebih fokus di Pasar Kebon Kembang dan di jalan MA Salmun. Operasinya dimulai dari Sawojajar, Dewi Sartika,MA Salmun,” ujar Bima.

    Pelaksanaan operasi penertiban dan kebersihan yang melibatkan petugas gabungan lintas instansi dengan dukungan Kepolisian dan TNI biasanya berlangsung hingga subuh, namun ada beberapa lokasi tepat tengah malam sudah bisa dibongkar. “Jadi maksimalnya subuh sudah bisa dibongkar,” tuturnya.

    Menurut Bima di setiap daerah di Indonesia, malam takbiran adalah momentum untuk mengais rezeki. Khusus untuk pedagang di Pasar Kebon Kembang kata Bima kedepannya secara bertahap akan dibenahi khususnya bagi pedagang yang memang telah lama berdagang di Pasar Kebon Kembang.

    Bima menyebut, mayoritas para pedagang yang ada berasal dari luar Kota Bogor, namun yang dapat dilakukan Pemkot Bogor adalah berupaya agar dikawasan Pasar Kebon Kembang tidak macet dan semrawut.

    “Jadi ini adalah fenomena tahunan, setahun sekali. Kedepan jika lahan sudah siap akan kami pindahkan dari titik-titik yang ada dipusat kota ke pinggir sehingga tidak ada lagi penumpukan di Pasar Bogor, Dewi Sartika, Pasar Kebon Kembang. Jadi ini semua langkah konkrit untuk mengurangi titik-titik pusat perbelanjaan dengan menyediakan lokasi baru ditempat lain,” pungkasnya. (Humas) SZ

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus