Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kuningan Selalu Ramai disaat Lebaran

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_23781.jpg
    Kopeci, kuliner khas Kuningan. Tahu bumbu dan ketupat

    KUNINGAN-Siapa yang tidak kenal Kab.Kuningan. Kabupaten yang terkenal karena alamnya yang sejuk dan indah dan memiliki berbagai obyek wisata yang menarik. Berada tepat dikaki Gunung Ceremai, sehingga cuacanya terasa adem dan segar. Selain itu, sebagian penduduknya senang merantau ke berbagai kota di Indonesia. Sehingga dihari lebaran seperti sekarang ini, sebagin yang merantau pulang kampung dengan membawa hasil-hasilnya selama merantau di daerah lain.

    Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap lebaran atau Idul fitri, Kota Kuningan dipenuhi oleh para perantau yang pulang kampung. 

    Menurut kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan, Deni Hamdani saat diwawancara jabarprov.go.id, Senin (26/2) menjelaskan, bahwa keramaian  Kota Kuningan pada h-7 Lebaran terlihat ramai, hal itu bisa terlihat di pusat-pusat perbelanjaan. Warga Kuningan banyak berbelanja untuk memenuhi kebutuhan lebaran. Sedangkan saat h+1 hingga habisnya masa libur Lebaran, maka seperti biasa keramaian akan terjadi di obyek-obyek Wisata, jelas Deni.

    Kuningan pun memiliki icon kota dengan berbagai tempat wisata alam  yang indah dan kulinernya. Banyak dikunjungi wisatawan dari luar Kuningan seperti Cirebon, Indramayu, Majakengka, Brebes dan  daerah sekitarnya. "Terlebih dengan adanya jalur tol Cipali, maka memudahkan siapa saja yang akan ke Kuningan dan sangat mempengaruhi kunjungan wisatawan ke Kuningan hingga mencapai 80%- 90%", ungkap Deni. 

    Lebih lanjut Deni menjelaskan, bahwa arus mudik tahun ini meningkat sebesar 9% dari tahun kemarin. 
    Tahun ini penanganan arus mudik dan kondisi lalu lintas terlihat lebih baik, terutama dengan adanya jalan lingkar Sampora Caracas Panawuan. "Tahun ini tidak terjadi lagi penumpukan kendaraan seperti di daerah Cirendang, Cilimus   dan jalan utama lainnya karena arus lalu lintas sudah terbagi ke  jalan-jalan baru", ujar Deni. 

    Menurut Deni tingginya tingkat arus mudik dipengaruhi juga oleh tingkat keberhasilan para perantau yang pulang kampung dengan membawa kendaraan. 

    Untuk memantau arus mudik ini, kami turun langsung ke lapangan. Begitupun untuk arus balik. Dalam memantau arus mudik arus balik, kami pun terbantu dengan adanya  fasilitas aplikasi  spip.e-gov.center yang dikelola oleh Dinas Kominfo Kab. Kuningan.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus