Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Adi Nuryanto, Aktivis Tanaman Hydroponik dari Majalengka

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_23801.jpg

    MAJALENGKA-Alternatif lain bercocok tanam tanpa tanah adalah dengan menggunakan media air atau hidroponik. Teknik bercocok tanam ini  relatif lebih bersih, praktis,dan hemat lahan dibanding cara bercocok tanam tradisional di lahan tanah. 

    Adi Nuryanto, salah satu aktivis dan pengelola komunitas Hidroponik yang berlokasi di Gunung Manik Kecamatan Talaga Kab. Majalengka, menjelaskan, walaupun komunitas ini baru berdiri bulan Pebruari 2017 tapi sudah banyak sekali peminatnya. 

    "Sudah ada 40 petani hidroponik yang sudah bergabung dengan komunitas ini. Disini kami bisa sharing tentang cara dan teknik bertanam hidroponik" tuturnya.

    Saat ditanya waktu tanam hidroponik dari mulai pembibitan sampai memetik hasil panen, Adi menjelaskan "hanya butuh waktu kurang lebih 40 hari mulai menyemai bibit sampai dapat dipanen. Saat ini kami sedang menanam sayur, yaitu siomak, pagoda, pakcoy dan lolorosa", imbuh Adi. 

    Hasil panennya sekarang baru dipasarkan di pasar lokal seperti Majalenka dan Cirebon, atau orang banyak yang langsung membeli untuk dikonsumsi. Untuk perangkat media tanam, selain menggunakan paralon yang dirakit. Komunitas ini pun  memanfaatkan barang-barang bekas seperti jerigen, gelas air mineral dan toples bekas. 

    "Kami pun sering mengadakan pelatihan bagi para peminat yang datang,  atau atas undangan untuk memberikan pelatihan di sekolah-sekolah atau kelompok-kelompok.masyarakat. "Dengan senang hati kami akan berbagi pengetahuan, informasi, dan pengalaman yang berkaitan dengan seluk beluk bertanam hidroponik"tutur Adi.

    Adi punya harapan, untuk menjadikan Kampung Hidroponik di daerahnya, bahkan kalau bisa di Jawa Barat, sehingga semakin banyak orang yang membudidayakan tanaman melalui teknik hidroponik, harapanya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus