Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tarif KA Ekonomi Batal Naik

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_23901.jpg

    BANDUNG - Sedianya mulai hari ini, 7 Juli, tarif kereta api (KA) kelas ekonomi naik. Namun PT KAI membatalkan kenaikan setelah pemerintah memberikan subsidi melalui dana Publicly Servis Obligasi (PSO).

    "Untuk meningkatkan pelayanan dan memenuhi kebutuhan masyarakat kami membatalkan kebijakan penyesuaian tarif kereta ekonomi bersubsidi yang sedianya berlaku 7 Juli 2017," ujar Vice President Public Relation PT KAI (Persero), Agus Komarudin, dalam keterangan resminya, Kamis (6/7).

    Agus menambahkan sesuai Permen hub. nomor 35/2016 tentang Tarif Angkutan Orang dengan Kereta Api Pelayanan Kelas Ekonomi untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik (PSO), maka tarif tidak naik.

    Sejauh ini, kata Agus, pihaknya mengoperasikan 20 kereta ekonomi subsidi di Jawa dan Sumatera. Sebanyak 3 di antaranya, titik keberangkatan dan kedatangannya di wilayah PT KAI (Persero) Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung, yakni Stasiun Kiaracondong Bandung. Ketiga kereta itu, Kutojaya Selatan (Kiaracondong-Kutoarjo), Kahuripan (Kiaracondong-Blitar), dan Pasundan (Kiaracondong-Surabaya Gubeng). 

    Agus menegaskan, masyarakat yang membeli tiket kereta ekonomi subsidi tersebut periode 24 Juni-4 Juli 2017, dapat mengambil selisih tarif di stasiun tujuan.

    Sementara bagi calon penumpang yang bertransaksi pembatalan tiket kereta tersebut pada 24 Juni -4 Juli 2017, mengambil selisih bea antara tarif lama dan baru di stasiun pengembalian bea (refund) seraya menunjukkan bukti pembatalan. 

    Dengan keputusan ini maka tarif KA ekonomi tetap yakni KA Kahuripan Rp84.000, Pasundan Rp94.000 , Kutojaya Selatan Rp62.000. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus