Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pesta Rakyat Ngaruat Bumi di Palabuhanratu Sukabumi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24104.jpg

    PALABUHANRATU-Acara Seni dan Budaya dengan tema ”Pesta Rakyat Ngaruat Bumi” diselenggarakan di Lapangan dan Pantai Kadaka/Sukawayana Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (16/7) kemarin.

    Kegiatan ini diprakarsai oleh Forum Jabar Selatan bekerjasama dengan Laskar Merah Putih dan kemudian dihadiri oleh jajaran Polsek Sukabumi, para budayawan, perwakilan dari para pemuka agama dan jajaran Pemerintah Kab. Sukabumi serta perwakilan dari Pemprov. Jabar yaitu Sekretaris Disparbud Prov. Jabar.

    Dalam sambutannya Sekretaris Disparbud Provinsi Jawa Barat, Agus Endang Hanafiah, menyampaikan, bahwa visi Pemprov Jabar khususnya bidang Pariwisata dan Kebudayaan mewujudkan Jabar sebagai pusat budaya dan tujuan destinasi wisata berkelas dunia.

    Bukan tanpa alasan menjadi pusat budaya karena Jabar memiliki tiga zona budaya yaitu zona budaya Priangan, Dermayon Kecirebonan, dan Melayu Betawi, jelas Agus.

    Jabar memiliki kurang lebih 243 seni, 1.309 cagar budaya, dan 16 kampung adat. Kita memiliki Destinasi wisata berkelas dunia. Karena Jabar memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa, sering diakronimkan dengan istilah Gurilaps (Gunung, Rimba, Laut, Pantai dan Sungai), ucapnya.

    "Concern pembangunan Pemprov Jabar saat ini adalah pusat pertumbuhan Pangandaran dan Palabuhanratu. Kecamatan Cikakak masuk dalam 8 kawasan geopark nasional ciletuh-palabuhanratu," ujarnya.

    Pada tanggal 1 sampai 6 Agustus 2017 akan ada dua orang assessor yang akan berkunjung ke 8 kecamatan, diantaranya Alex berkebangsaan Rumania dan Sujai dari Korea Selatan. Apabila hasil verifikasi assessor itu dinyatakan memenuhi persyaratan, maka kawasan ini menjadi Unesco Global Geopark alias wilayah ini diakui dunia.

    Menurut Agus, ada tiga hal yang akan dinilai yaitu geo diversity berupa kekayaan bumi, culture diversity berupa kekayaan budaya, dan bio diversity berupa keanekaragaman hayati. Permasalahan budaya di Jabar ialah adanya degradasi moral dan hampir  punahnya seni tradisi yang ada di Jabar. Sebanyak 70 seni budaya hampir punah  karena tidak ada ruang untuk berekspresi. Salah satu seni budaya yang hampir punah adalah  Wayang Kulit di Indramayu.

    "Karena ruang pemerintah terbatas, kami berharap komunitas mampu memberikan ruang tersebut sehingga seni tradisi dapat tampil," tegasnya.

    Meskipun ruang ini sepi dan kecil tapi di sini semua ada, komunitas dan pemuka dari Agama Hindu, Kristen, Budha. Ngaruat bumi bertujuan satu yaitu ingin menjadikan Indonesia utuh. Pesta Rakyat Ngaruat Bumi adalah kata kecil yang bisa mengangkasa dan bisa mendunia.

    "Apabila nanti ditanyakan oleh assessor maka ada dua yang ingin kami titipkan tentang jawabannya bahwa Bapak/Ibu mengetahui wilayah ini termasuk kawasan geopark nasional ciletuh-palabuhanratu dan mendukung geopark nasional ciletuh-palabuhanratu menjadi Unesco Global Geopark. Insya Allah," harapnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus