Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pasca Operasional Mesin Parkir, Pendapatan Retribusi Naik 20%

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24168.jpg

    BANDUNG-Operasional mesin parkir elektronik di Kota Bandung yang dilakukan sejak 17 Juli 2017 lalu, mulai menunjukkan dampak positif terhadap pendapatan retribusi parkir, dimana selama lima hari awal operasional, yakni dari tanggal 17 hingga 21 Juli 2017, kenaikan pendapatan retribusi mencapai 20 persen.

    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Didi Ruswandi, mengatakan, sebelum operasional mesin parkir pendapatan retribusi parkir sekitar Rp 15 juta per hari, namun setelah operasional pendapatannya bisa mencapai Rp 18 juta per hari.

    "Kenaikan 20% baru awal saja selama lima hari. Kami butuh 'treatment' tambahan agar bisa lebih optimal lagi," ucap Didi saat ditemui di Balaikota, Jalan Wastukencana No. 2 Kota Bandung, Minggu (23/7).

    Menurut Didi, meski mesin parkir elektronik sudah beroperasi, namun masih ada pengguna parkir atau masyarakat yang enggan memanfaatkannya dengan berbagai alasan. 

    "Alasannya macam-macam, misalnya belum punya kartu e-money empat bank yang sudah kerja sama yaitu BRI, BNI, Mandiri, dan bank bjb," katanya.

    Selain itu menurut Didi, masalah lain yang muncul dalam penerapan mesin parkir ini yaitu adanya pengguna parkir yang membayar tidak sesuai lama parkir. 

    "Belakangan diketahui ada yang parkir tiga jam tetapi membayar hanya satu jam," katanya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus