Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gerakan Indonesia Pintar Wujudkan Generasi Cerdas

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24249.jpg

    BANDUNG-Pendidikan merupakan salah satu hak kita sebagai manusia khususnya anak-anak untuk  mendapatkan Pendidikan yang layak dimana mereka berhak untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu dan bebas pungutan. 

    Untuk terciptanya pendidikan yang layak tersebut dan memastikan anak-anak Indonesia  menikmati hak atas pendidikan yang bermutu dan bebas pungutan apapun, sejumlah elemen masyarakat membentuk Gerakan Indonesia Pintar (GIP).

    Ketua Umum Gerakan Indonesia Pintar, Yanti Sriyulianti mengatakan, gerakan ini dibentuk demi mewujudkan gerakan  Sekolah Ramah Anak (SRA) dengan mengakampanyekan belajar diluar kelas. 

    “Initinya untuk anak sekolah kita giatkan gerakan SRA dengan kampanye belajar di luar kelas serentak di seluruh Asia Pasifik  khususnya Kota Bandung pada 7 September 2017," ucap Yanti, di acara Anugrah Gerakan Indonesia Pintar, di Aula Salman ITB, Sabtu (29/07).
     
    Yanti menambahkan, pihaknya juga akan mengajak para pemuda di Masjid untuk terlibat dalam gerakan ini, yang tujuannya membuat anak yang tidak sekolah atau putus sekolah untuk membuka Komunitas LIterasi Sejarah ( Kolase) Bangsa.

    "Kita mulai dengan mengajak anak-anak SMA/SMK/MA menemukan dan mengenali teman mereka yang tidak sekolah di usia 16-21 tahun, kemudian mengajak mereka berkegiatan di Masjid secara khusus yang beragama Muslim dengan mulai menelusuri sejarah Masjid tersebut,” tuturnya.

    Sejumlah lembaga yang mendukung lahirnya Gerakan Indonesia Pintar 2017 diantaranya Perkumpulan Keluarga Perduli Pendidikan (KerLip), Satgas Indonesia Pintar, Generasi Pemberantas Kemiskinan (Gentaskin), Sekolah Kecil Anak Merdeka (SeKAM), Taman Pendidikan Anak Negeri ( Tampan), Raka Pare, YPM Salman ITB, GAMAIS ITB, Ikatan Alumni Gamais, Kelola Buku kita (Kebukit), Badan Koordinasi Pendidikan Al-Qur’an dan Keluarga Sakinah  Indonesia (BK-PAKSI), dan Multimihak. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus