Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Menkominfo: Transaksi Prangko Bisa Melalui Online

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24337.jpg

    BANDUNG-Menteri Kementerian dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengatakan transaksi prangko atau filateli tidak hanya dilakukan pada saat pameran saja bahkan sekarang dilakukan secara online atau market place.

    "Karena secara online ini sering dilakukan," katanya kepada wartawan di Bandung, Kamis (3/8).

    Namun, Pameran Filateli Internasional yang digelar di Bandung dan diikuti 25 dealer kantor pos baik dalam dan luar negeri tersebut belum dipastikan jumlah transaksi yang terjadi. 

    "Biasanya penghitungan tersebut dilakukan di akhir kegiatan," ujarnya.

    Rudiantara menjelaskan jumlah pengunjung menjadi salah satu ukuran keberhasilan Pameran Filateli Internasional sedangkan untuk transaksi ada demand juga terdapat supply. 

    "Misalnya ada prangko koleksi kita kemudian ada peminatnya tetapi itu belum bisa menimbulkan transaksi," tegasnya. 

    Dia berharap masyarakat bisa mengapresiasi keberadaan prangko karena mengandung sejarah, diplomasi dan investasi. Pasalnya, perjalanan sejarah suatu bangsa tidak tercatat di dalam buku tetapi tercetak dalam sebuah prangko.

    "Mungkin sejarah itu tidak tertulis dalam buku tapi dicetak dalam bentuk prangko," ungkapnya.

    Bahkan dikatakan Rudiantara dari seri prangko bisa ditulis asal usul penerbangan di Indonesia. 

    "Saya pernah lihat prangko penerbangan Garuda Indonesia zaman KNIL di DPR, itu bagus tuh buat features ditayangkan di TV," katanya. 

    Mahasiswa pun bisa mengambil berbagai data dari prangko dalam kegiatan belajar mengajarnya karena baru sedikit jumlah sarjana yang memanfaatkan data yang berasal dari prangko. 

    "Harapan kita khususnya bagi mahasiswa bisa belajar dan memperoleh data dari prangko," pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus