Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Cegah Kekerasan Anak Via Media Sosial

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24341.jpg

    BANDUNG-Yayasan Jaringan Relawan Independen (JaRI) akan memulai kampanye #AnakAman di media sosial. Untuk mendukung Program #AnakAman, dilakukan pula serangkaian aktivasi ke sekolah dasar yang akan secara langsung melibatkan siswa, guru dan orang tua. 

    Didukung penuh oleh Rotary Club Bandung Utara (RCBU) dan bekerja sama dengan Titik Titik Studio juga Media Reka Citra Digital Storyteller (MRC Storyteller) akan mendatangi tiga sekolah dasar di Bandung. 

    Presiden RCBU sekaligus mantan ketua Yayasan JaRI, Hanna menjelaskan sejak tahun 2011, JaRI telah melaksanakan program komprehensif peningkatan kesehatan reproduksi baik preventif, promotif, maupun pendampingan korban kekerasan.

    "Di tahun 2017 ini, JaRI mencoba metoda baru dalam melakukan pencegahan melalui media digital," katanya kepada wartawan di Bandung, Jumat (4/8/2017).

    Hanna mengungkapkan seringkali para ahli, orang tua ataupun masyarakat luas mengeluh tentang bahayanya media sosial bagi anak. Namun JaRI, mengibaratkan medsos itu sebuah sungai yang mengalir deras dan namanya juga anak-anak, pasti kepengen berenang di sana. 

    "Di tengah derasnya informasi buruk, kami ingin menuangkan informasi baik ke sungai itu. Terutama untuk orang tua yang pasti mainan medsos,” ungkapnya. 

    Pemanfaatan digital, dalam hal ini media sosial dan website bertujuan untuk menyebarluaskan informasi kegiatan JaRi, menyediakan informasi seputar kesehatan reproduksi, menyajikan hasil riset tentang kekerasan pada perempuan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan reproduksi, baik perempuan maupun lelaki. 

    "Saat ini informasi yang tidak akurat di media sosial mudah diakses oleh anak-anak termasuk kekerasan seksual. Di sisi lain orang tua masih tabu membahas masalah kesehatan reproduksi," tuturnya.

    Oleh karena itu menambah konten edukatif, ramah anak dan bermanfaat untuk orang tua. Ia berharap akan bisa mengurangi kejadian kekerasan dan pelecehan seksual. 

    Penyuntingan konten ini dilakukan bersama-sama dengan dukungan MRC Digital Storyteller. Selain MRC Storyteller, JaRI bekerja sama dengan Titik Titik Studio (TTS), sebuah studio kreatif berbasis di Bandung, turut membantu mewujudkan terlaksananya kampanye digital #AnakAman dengan membuat laman situs resmi yang menjadi pusat informasi Yayasan Jari. 

    "Dengan dukungan profesional TTS, diharapkan konten audiovisual bisa memenuhi kebutuhan sasaran dan bisa mencapai tujuan kampanye dengan optimal," pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus