Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    BPJS Ketenagakerjaan Bantu Penyandang Disabilitas Aktif Bekerja

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24391.jpg

    BANDUNG–Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan didukung Pemerintah Daerah Jawa Barat dan Kementerian Ketenagakerjaan menyerahkan alat bantu kepada sejumlah penyandang disabilitas yang bernaung dalam Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/8/2017). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian serta tanggung jawab sosial BPJS Ketenagakerjaan kepada para penyandang disabilitas di Provinsi Jawa Barat.

    "Sudah selayaknya keberadaan BPJS Ketenagakerjaan dirasakan seluruh lini, termasuk oleh penyandang disabilitas di Indonesia sebagai wujud komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menciptakan kesejahteraan pada setiap lapisan masyarakat. Program ini diharapkan dapat mendukung terciptanya kesetaraan bagi para penyandang difabel," ujar Agus Susanto Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan.

    Kegiatan yang diselenggarakan di Bale Pusat Dakwah Islam (PUSDAI) Kota Bandung ini juga mendapat apresiasi dari Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri, Menurutnya dengan adanya bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas ini merupakan wujud komitmen dari BPJS Ketenagakerjaan yang hadir di tengah masyarakat.

    Berbagai jenis alat bantu disabilitas meliputi sepeda motor modifikasi roda, kaki palsu, tangan palsu, kursi roda, penyangga kaki, alat bantu dengar, tongkat netra, hingga alat bantu penunjang usaha seperti etalase, gerobak, mesin jahit telah diserahkan kepada sekitar 160 orang penyandang disabilitas yang tersebar di provinsi Jawa Barat.

    Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan juga memperlihatkan wujud nyata, di mana setiap tenaga kerja yang mengalami difabel bisa terus aktif bekerja dengan keterbatasan fisik yang dideritanya.

    Para pekerja difabel ini juga telah tergabung dalam program perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan, yang mendorong mereka untuk bekerja lebih produktif.

    Agus berharap, dengan adanya bantuan dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan kesetaraan hidup para penyandang disabilitas di Indonesia. "Semoga program TJSL ini juga bisa menginspirasi masyarakat lain untuk meningkatkan kepedulian kepada pekerja difabel, sehingga peningkatan kesejahteraan mereka dapat terakselerasi melalui sinergi semua pihak", pungkasnya. (Pun

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus