Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    2.614 Calon Taruna Ikuti Diklat Pembangunan Karakter

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24593.jpg

    KAB. BANDUNG-Sebanyak 2.614 orang calon taruna se nusantara, mengikuti diklat awal pembangunan karakter oleh Kementrian Perhubungan (Kemenhub). Seluruh calon taruna akan menempuh Masa Dasar Pembentukan Karakter (Madatukar), yang berlangsung di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kemenhub di Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung  selama 12 hari, yakni dari tanggal 20 hingga 31 Agustus 2017. 

    Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan Djoko Sasono memimpin upacara pembukaan Diklat, di Lapang Pusdiklat Lanud Sulaeman Kecamatan Margahayu, Senin (21/8).

    Djoko menitipkan pesan kepada seluruh peserta Diklat, agar senantiasa bersikap dan berpikir secara profesional. Karena kata Dia,  termasuk upaya bersama untuk turut berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur nusantara.

    “Diharapkan agar kapal-kapal dan moda perhubungan yang berbendera Indonesia dapat diisi oleh anak bangsa kita sendiri,” ujar Djoko.

    Sementara, dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Bandung  didampingi langsung Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Dani Sandra,ATD berharap, dengan tersedianya Pusdiklat di Pasirjambu, Kemenhub bisa melakukan kerjasama atau akan ada kesepahaman untuk membuka kesempatan putra daerah  asal Kabupaten Bandung untuk menjadi calon taruna di diklat awal perhubungan.

    "Dengan tersedianya Pusdiklat pembangunan karakter di Kampung Papakmanggu, Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, yang ditandai dengan dijalinnya kerja sama antara Kemenhub dengan Kodam III Siliwangi beberapa waktu lalu, bisa dijalin juga untuk penerimaan calon taruna dari Kabupaten Bandung," ucap Wabup Gun Gun.

    Dia menegaskan, para taruna yang menjadi peserta harus menjadi petarung di era globalisasi sekarang. Menurutnya, kaum muda sebagai agen perubahan  harus siap dengan segala perubahan yang terjadi.

    "Diklat awal ini merupakan persiapan mencetak kader bangsa untuk pembangunan. Agen perubahan ini harus tangguh disetiap perubahan, termasuk dari segi infrastruktur yang semakin canggih," pungkasnya.

    Menanggapi hal itu, Dani Sandra  menandaskan, Diklat pembangunan karakter untuk taruna/i baru, dibawah kemenhub tersebut  berasal dari matra darat,laut dan udara. Sehingga katanya, semua taruna itu disiapkan untuk menjadi pemimpin yang kredibel di bidang transportasi atau perhubungan infrastruktur di masa depan.

    "Makanya kita berharap juga bisa terjalin MoU antara diklat di bawah kemenhub dengan  Pemkab Bandung, untuk dapat mengirim putra daerah melanjutkan pendidikan setelah lulus SLTA ke diklat awal dibawah kemenhub, seperti ke STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat, STIP (Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran), STPI (Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia dan sebagainya," imbuh Dani Sandra, ATD.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus