Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Aher: Humas, Pengaruhi Masyarakat Dengan Informasi Positif

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24596.jpg

    BANDUNG–Informasi bisa dengan cepat berkembang dan tersebar luas kepada publik. Salah satu faktornya melalui penggunaan teknologi digital serta penggunaan media sosial (medsos). Belakangan sebaran informasi tidak hanya terkait tentang hal yang bisa diterima atau bermanfaat oleh masyarakat, namun banyak tersebar berbagai informasi palsu atau bohong yang kita kenal dengan hoax. Terhadap berita hoax ini, harus ada peran serta berbagai elemen masyarakat, termasuk peran Pemerintah untuk menangkalnya.
     
    Menurut Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), lembaga Kehumasan punya peranan penting. Menurut Aher, Humas termasuk lembaga Humas di Pemerintahan memiliki peran dalam memberikan informasi positif dengan bahasa positif dalam sajian informasi yang disebarkan kepada publik.

    “Humas harus mampu memainkan peran dengan baik, kepada masyarakat khususnya. Di era digital seperti saat ini kita harus sangat hati-hati memberi pernyataan, sangat akurat, dan kemudian usahakan bahasanya selalu dengan bahasa yang positif,” kata Aher dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema Manajemen Komunikasi Pemerintah di Era Digital di Holiday Inn, Jl. Dr. Djunjunan No. 96, Kota Bandung, Selasa (22/8/17).

    “Mari hadirkan sebuah tata cara, sebuah metodologi, cara yang baik untuk bagaimana mengatur komunikasi sebagai bangsa yang berkarakter, sebagai bangsa yang punya tata karma dan nilai luhur supaya komunikasi antarmasyarakat dengan kita menjadi komunikasi yang sangat baik,” lanjutnya dalam FGD yang juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tjahjo Kumolo, dan Sekretaris Kabinet Kerja, Pramono Anung.

    Aher mengatakan Humas harus memiliki komunikasi sangat baik dengan media. Pengelolaan informasi berdasarkan data dan fakta yang riil. Hal-hal positif harus lebih banyak dikemukakan, namun tidak juga menutupi kekurangan program atau kebijakan yang telah dilakukan oleh lembaga bersamaan dengan tindakan evaluasi.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus