Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Empat Bulan Ke depan Pangan Ada di level Aman

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24618.jpg

    KAB.BANDUNG-Kepala Dinas Pertanian (Distan) Tisna Umaran menyatakan, swasembada ketahanan pangan di Kabupaten Bandung, untuk 4 bulan ke  depan ada di level aman. Hal tersebut terungkap usai peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke 45, yang digelar di halaman parkir Distan Soreang, rabu (23/8).

    "Kekeringan yang melanda 16 Kecamatan, yakni Cikancung, Rancaekek, Majalaya, Solokanjeruk dan 12 Kecamatan lainnya, sudah kita antisipasi kondisi pangannya. Hingga sekitar 4 bulan ke depan, pangan kita aman," ucapnya.

    Tisna mengatakan, swasembada pangan yang surplus di  Kabupten Bandung, tidak lepas dari peran petani. Pada HKP ke 45, terlibat 600 orang peserta yakni, penyuluh pertanian PNS 54 orang, THL penyuluh pertanian 140 orang.

    "Selain itu ada 31 kelompok tani, 31 kelompok Gapoktan, penyuluh swadaya 31 orang, pelaku utama 293 orang juga pelaku usaha sebanyak 20 orang dari 14 UPT (Unit Pelayanan  Teknis) menjadi 24 stan pameran," terang Tisna.
     
    Tisna berharap, HKP dapat menjadi momentum penting untuk melakukan konsolidasi, pengembangan, tukar informasi, apresiasi, kemitraan juga promosi bagi seluruh pihak yang terlibat dalam dunia pertanian.

    "Semoga HKP ini bisa jadi ajang kemitraan intuk pengembangan pertanian, serta mampu mewujudkan ketahan pangan dengan peran kelompok wanita tani (KWT), melalui usaha tani mulai dari budidaya, masa panen, pengolaan dan pemasaran yang diharapkan bisa diekspor” tutup Tisna.

    Bersamaan dengan itu, Bupati Bandung Dadang Mn Naser mengaku, kondisi  pangan di Kabupaten Bandung sudah  surplus. Dia berharap dengan peringatan HKP , akan muncul para petani yang memiliki cipta karsa dan karya untuk pembangunan di bidang pertanian dan pangan.

    "Kita dukung petani untuk peningkatan sektor ekonomi juga. Selain itu kita harus mendorong penyuluh pertanian, peternakan, pelaku utama dan usaha agribisnis untuk produktivitas sumberdaya  secara lokal," ucapnya.

    Dia melanjutkan, HKP yang diperingati setiap tanggal 21 Juni tersebut, harus berindikasi luas, baik untuk masyarakat, pemerintah juga sektor ekonomi. Menurutnya sektor pertanian di Kabupaten Bandung harus dikuatkan, salah satunya dengan memanfaatkan berbagai teknologi yang ada.

    "Pertanian ini sektor yang harus dikuatkan , karena menyangkut keberlangsungan kehidupan manusia. Saya harap program untuk peningkatan pertanian bisa didukung, termasuk bantuan untuk para petani kita," imbuh Bupati.

    Kondisi lahan pertanian juga harus dikawal, tentu saja dengan  pembinaan Dinas pertanian dan penyuluh tandasnya. Dengan pembinaan tersebut kata Dia, selain meningkatkan hasil pertanian, juga bisa berdampak bagi terbukanya peluang bisnis yang lebih luas.

    "Kita harus pahami, lahan mana saja yg layak untuk sektor  pertanian. Para pengusaha jangan seenaknya membuka lahan miring untuk sayur, karena jika wilayah ketinggian yang seharusnya ditanami pohon keras, tentu akan menyebabkan bencana," tegasnya

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus