Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Indonesia Bakal Miliki 10 Destinasi Wisata Halal

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24633.jpg

    BANDUNG-Indonesia dengan jumlah penduduk terbanyak dengan populasi muslim memiliki potensi untuk mengembangkan wisata halal. Untuk itu, Kementerian Pariwisata RI (Kemenpar) akan membangun 10 destinasi wisata halal di tanah air.

    Menteri Pariwisata RI (Menpar) Arief Yahya mengatakan Indonesia memiliki 10 destinasi yang tersertifikasi wisata halal termasuk Jawa Barat. Namun pemerintah lebih memfokuskan membidik tiga wilayah terlebih dahulu yaitu DI Aceh, Sumatera Barat (Sumbar) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) 

    Menurutnya NTB yang pertama memiliki sertifikasi halal. Wisatawan yang datang ke sana sudah terjamin wisata halalnya kemudian propinsi Sumatera Barat dan DI Aceh. Dikatakan Arief, apabila Jawa Barat dan Sulawesi Selatan (Makasar) menghendaki wisata halal maka Kemenpar akan mewujudkannya. 

    "Ini kan baru tiga, kalau Jabar dan Makassar mau, kita bantu mewujudkan wisata halal di dua wilayah itu. Jadi asalnya top Three menjadi Top five,"katanya kepada wartawan di Bandung, Kamis (25/8/2017)

    Lebih jauh Arief mengungkapkan, Jabar berpotensi memiliki sertifikat wisata halal. Pasalnya, wisata kuliner dan fashion yang dimiliki Jabar sudah menggambarkan wisata halal.

    "Jawa Barat ini tanpa anda sebut pariwista halal sudah halal sendiri kok. Lihat saja makanannya halal, tampilan orang-orangnya modis tapi halal,"tuturnya.

    Ditanya soal posisi wisata halal yang masih jauh tertinggal oleh negara lain. Arief mengakui bahwa selama ini ada tiga negara yang memiliki wisata halal terbaik di dunia yaitu Malaysia, Turki dan Uni Emirat Arab (UEA).

    "Kita harus akui bahwa Malaysia, Turki dan Uni Emirat Arab merupakan pelaku wisata halal yang terbaik di dunia. 
    Bertahun-tahun mereka memiliki predikat terbaik wisata halal,"ungkapnya 

    Kemenpar pun mempelajarinya keberhasilan ke tiga negara tersebut dalam membangun wisata halal.  Menpar optimis dengan sederet penhargaan setelah mengikuti perlombaan wisata halal tingkat dunia, maka Indonesia dipastikan mampu mengalahkan Turki dalam hal wisata halal. 

    "Kita pelajari betul wisata halal ini sehingga mampu meraih berbagai penghargaan di level dunia. Kita optimis tahun depan bisa mengalahkan Turki bahkan menggeser UAE,"tegasnya. 

    Arief menambahkan dari sisi jumlah wisatawan muslim yang berkunjung ke Indonesia terus meningkat. Pada tahun 2015 baru mencapai 20 persen atau 2 juta orang dari total kunjugan wisatan ke Indonesia. Sedangkan tahun 2016 mencapai 2,4 juta. Dia memprediksi pada 2019 akan dikunjungi sekitar 5 juta wisatawan muslim.

    "Kalau posisinya sudah 25 persen atau 5 juta wisatawan muslim maka kita berhasil mengalahkan Malaysia dalam wisata halal,"pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus