Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Heryawan : PNS Pemprov Jabar Wajib Pakai Sepatu Buatan Lokal

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_97913.jpg

    BANDUNG- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta para Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menggunakan produk sepatu dalam negeri atau lokal di setiap hari kerja. Rencananya Gubernur akan membuat surat edaran yang akan dikirimkan ke seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten dan Kota se Jawa Barat. Menurutnya langkah ini diambil agar menghadirkan keberpihakan terhadap produk-produk dalam negeri.

    “Khusus untuk PNS di lingkup Pemprov Jabar wajib, namun untuk lingkup Kabupaten dan Kota sifatnya imbauan. Kita akan segera buatkan edarannya. Dan saya minta kepada Kadis Indag agar segera membuat konsep surat tersebut,” tegas Heryawan usai mencanangkan Penggunaan Produk Sepatu Buatan Indonesia Tingkat Provinsi Jawa Barat di Halaman Parkir Barat Gedung Sate, Kamis (9/6). Pada kesempatan itu Gubernur memelopori penggunaan sepatu produk lokal buatan Cibaduyut.

    Menurut Heryawan kebijakan ini merupakan tindaklanjut dari Instruksi Presiden No.2/2009 tentang Penggunaan Produk dalam Negeri serta Surat Menteri Perdagangan RI No.456/M-DAG/SD/3/2011 tertanggal 23 Maret 2011 perihal Program Aku Cinta Indonesia. Sebelumnya Gubernur juga mewajibkan menggunakan pakaian batik untuk setiap hari Kamis dan Jumat bagi PNS lingkup Pemprov Jabar. ”Ini merupakan langkah antisipatif guna mendukung keberpihakan penggunaan produk dalam negeri,” ujarnya.

    Berdasarkan data Dinas Industri dan Perdagangan (Indag) Provinsi Jawa Barat, sentra industri sepatu di Jawa Barat cukup banyak dan tersebar di beberapa daerah selain Cibaduyut yang sudah terkenal. Khusus di Cibaduyut terdapat 460 unit usaha sepatu dengan kapasitas 4 juta pasang sepatu per tahun. Daya serap tenaga kerjanya mencapai 3.556 dengan nilai investasi mencapai Rp 2,3 miliar. ”Diharapkan dengan pencanangan ini akan semakin menggenjot produk dan kualitas sepatu buatan dalam negeri,” pungkasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus