Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Lahan Perumahan di Kota Bandung Semakin Sempit

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24641.jpg

    BANDUNG-Kondisi perumahan di Kota Bandung dinilai masih kurang, namun lahan di Kota Bandung tidak memadai. 

    Hal itu diungkapkan oleh Bakal Calon Wali Kota Bandung, Chairul Yaqin Hidayat bertepatan dengan Hari Perumahan Nasional, Jumat (25/8). Menurutnya, karena keterbatasan tersebut, perumahan di Kota Bandung hanya untuk kaum menengah ke atas. 

    "Sedangkan untuk pemukiman bagi masyarakat berpenghasilan rendah, hanya bisa dilakukan di pinggiran kota atau berada di luar wilayah Kota Bandung," kata Ruli sapaan akrab Chairul Yaqin Hidayat. 

    Ruli yang juga pengusaha properti ini mengatakan, salah satu alternatif untuk mengatasi kebutuhan perumahan di Kota Bandung yaitu pembangunan hunian vertikal. Caranya, dengan menata kembali tanah-tanah negara yang dikuasai oleh oknum atau tanah-tanah yang disewakan secara formal maupun non formal. Biasanya tanah-tanah tersebut merupakan kawasan kumuh. 

    "Untuk penghuni kawasan kumuh akan kita tata agar lebih liveable tanpa menggusur mereka. Hal ini yang saat ini sedang saya matangkan dengan cermat," katanya. 

    Sedangkan untuk menggairahkan kembali rumah yang bangunannya menapak langsung dengan tanah (landed house), Ruli berpendapat, hal ini bisa dilakukan bekerja sama dengan wilayah penyangga Kota Bandung.

    "Hal ini juga yang sebenarnya dicanangkan oleh Presiden Jokowi dalam program 1 juta rumah. Pemukiman murah disediakan untuk masyarakat berpenghasilan rendah," katanya. 

    Untuk itu, Pemkot Bandung perlu bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung terkait dengan penataan tata ruang yang terintegrasi. Sehingga pembangunan Kota Bandung dengan kawasan lainnya juga bisa lebih terintegrasi.

    "Ini kalau bisa kita lakukan, maka Kota Bandung bisa lebih juara," katanya. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus