Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    PDAM Bandung Suplai Air Bersih ke 24 Lokasi Perhari

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24733.jpg

    BANDUNG-Antisipasi kekurangan suolai air bersih di masyarakat, PDAM Tirtawening kota Bandung setiap hari mendistribusikan air bersih kepada masayarakat di 24 lokasi.

    Direktur PDAM Tirtawening Kota Bandung, Soni Salimy memastikan pihaknya akan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat secara bertahap.

    "Kita akan penuhi kebutuhan air masyarakat tetapi kami mohon kepada masyarakat untuk menunggu gilirannya karena banyaknya permintaan suplai air bersih ini setiap hari di beberapa lokasi,"katanya kepada wartawan di Bandung, Senin (4/9/2017)

    Dalam pendistribusian air bersih kepada masyarakat, Sony menegaskan, tidak akan membedakan antara pelanggan PDAM dengan non pelanggan. Asalnya permohonan suplai air bersih selama musim kemarau ini diajukan oleh perwakilan atau tokoh masyarakat.

    "Dalam hal ini saya tidak akan melihat pelanggan atau warga yang sesuai dengan tema hari pelanggan Nasional tahun ini "Mari Berbagi Air Kita". Yang penting buat saya yang memohon itu adalah perwakilan dari masyarakat. Nannti kita langsung distribusikan,"tegasnya

    Menurutnya, pada saat pendistribusian akan membaur antara pelanggan PDAM dengan bukan pelanggan. Untuk itu, perwakilan atau tokoh masyarakat harus mampu membagikannya secara adil dan merata untuk kepentingan masyarakat. 

    Dia mencontohkan untuk pendistribusian di satu Rukun Warga (RW) di Jalan Muararajeun Kaler No 41, Kelurahan Cihaurgeulis, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung jumlah pelanggan PDAM hanya 53 kepala keluarga (KK) tetapi dalam satu RW bisa dihuni oleh 100 KK. 

    "Jadi tidak ada dikotomi antara warga dan pelanggan PDAM,"imbuhnya.

    Berkenaan dengan minimnya suplai air bersih kepada pelanggan, Sony menjelaskan lokasi pelanggan tersebut memiliki karakteristik yang berbeda,  seperti jaraknya yang jauh dari instalasi air milik PDAM, topografinya naik atau lebih ringgi dari instalasi air, daerah pelanggan berada di lokasi yang padat penduduk.

    "Jadi tidak merata terkadang ada lokasi yang jauh tapi suplai air PDAM masih bagus tapi ada yang deket mengalami masalah suplai air karena terlallu banyak pelanggannya,"tegasnya.

    Sedangkan untuk suplai air bersih bagi perusahaan misalnya perhotelan, dikatakan Soni, pihaknya sudah melakukan penandatangan kerjasama maka didistribusikan secara rutin.

    Pengajuan air bersih ini juga bisa dilakukan oleh non pelanggan PDAM dan dikenakan biaya sebesar Rp180 ribu per tangki. Jika tidak ingin dipungut biaya non pelanggan tersebut bisa memesan air bersih bukan atas nama pribadi melaikan secara kolektif.

    Soni juga membantah, jika selama ini ada oknum petugas yang melakukan pemungutan biaya tambahan dalam pendistribusian air bersih. Dia menghimbau kepada masyarakat jika menemukan kejadian teraebut untuk segera melaporkan ke kantor PDAM Tirtawening Kota Bandung.

    "Jika menemukan petugas yang meminta tambahan biaya silahkan masyarakat melaporkan langsung kepada kami,"pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus