Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov Jabar Akan Bantu Kembangkan Program Multi Kampus di Daerah

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24774.jpg
    Wagub bincang-bincang dengan mahasiswa baru di Cianjur

    KAB.CIANJUR-Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat. Selain untuk mendukung program pembangunan di Jawa Barat, hal tersebut juga menjadi penunjang masyarakat agar bisa bersaing di era global seperti saat ini.

    Upaya yang terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yaitu fokus terhadap pengembangan perguruan tinggi di daerah atau disebut program multi kampus. Hinggi kini, Pemprov Jabar melalui kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi terkemuka di Jawa Barat sedang mengembangkan program tersebut.

    Diantaranya adalah pengembangan kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) di Sukabumi, Institut Teknologi Bandung  (ITB) di Cirebon, dan Universitas Padjadjaran (Unpad) di Pangandaran. Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyatakan, program multi kampus ini dilakukan untuk memudahkan akses masyarakat di daerah agar bisa mengenyam bangku pendidikan di perguruan tinggi.

    "Makanya multi kampus kita kembangkan. Sekarang ada di tiga kota dan di Subang juga ada Politeknik. Jadi, sekarang orang Cirebon ga usah belajar ke Bandung. Jadi, prodinya (program studi) disesuaikan dengan masyarakat Cirebon dengan pertumbuhannya," kata Wagub Deddy Mizwar usai menjadi pemateri dalam Program Pengenalan Studi dan Pendidikan (P2SP) Mahasiswa Baru Universitas Suryakancana Tahun Akademik 2017-2018 di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Suryakancana, Jl. Pasir Gede Raya Kabupaten Cianjur, Rabu (6/9/17).

    "Multi kampus bisa kita kembangkan supaya akses kepada pendidikan tinggi buat masyarakat di mana pun di Jawa Barat tadi itu mudah. Tidak harus ke kota besar, (mahasiswa) tidak harus kos di kota besar," lanjut Wagub.

    Menanggapi pertanyaan wartawan mengenai pengembangan perguruan tinggi di kawasan Cianjur Selatan, Wagub pun menantang Pemerintah Kabupaten Cianjur menyediakan lahan untuk mengembangkan multi kampus di sana. Dia mengatakan bisa saja Pemprov Jawa Barat mengembangkan program multi kampus ini dimana-mana asal Pemerintah Kabupaten/Kota bisa menyediakan lahan minimal 30 hektar untuk berdirinya sebuah kampus.

    "Ada ga Pemkab (Cianjur) sediakan tanahnya. Kita bisa bangun Perguruan Tinggi seperti Pangandaran. Itu (Kabupaten Pangandaran), kabupaten termuda tapi sekarang udah ada Perguruan Tinggi Negeri di sana, yaitu multi kampus Unpad. Hanya sediakan saja tanahnya 30 hektar, kita nanti akan bantu juga fisiknya (bangunan) dari (Pemerintah) provinsi (Jawa Barat)," ujar Wagub.

    Pada kesempatan ini, Wagub juga menyambut baik perkembangan perguruan tinggi di Kabupaten Cianjur. Menurutnya, ada nilai strategis yang luar biasa dengan adanya pendidikan tinggi di Cianjur. Perguruan Tinggi harus mempunyai peran dalam mendorong mahasiswa agar bisa menjadi job creater (pembuat lapangan kerja) bukan job seeker (pencari kerja).

    "Ada pilihan bagaimana orang terdidik bisa mengubah arah bangsa menghadapi Bonus Demografi. Mindset-nya sekarang harus jadi pegawai semua, tapi kita harus mendorong mahasiswa bagaimana membuka wawasan agar bisa menjadi pengusaha yang jujur," tukas Wagub.

    "Jadi, harus bisa membuka peluang kerja buat yang lain, jangan jadi beban mencari kerja," pungkasnya.

    Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur Tahun Akademik 2017-2018 ini menerima lebih dari 600 mahasiswa baru. Saat ini, Unsur memiliki 6 (enam) Fakultas dan 2 (dua) prodi Pascasarjana. Diantaranya: Fakultas Hukum, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Sains Terapan, Fakultas Teknik, Fakultas Agama Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Program Pascasarjana untuk Prodi Ilmu Hukum serta Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus