Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sejumlah Sastrawan Peroleh Hadiah Sastra "Rancage" 2017

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24809.jpg

    BANDUNG-Yayasan Kebudayaan Rancage merupakan lembaga nirlaba yang bergerak dalam bidang pemeliharaan, pengembangan dan pelestarian bahasa serta sastra daerah khususnya sastra Sunda, Jawa, Bali dan Lampung kembali memberikan Hadiah Sastera Rancage kepada para sastrawan yang telah menulis karya sastra baik cerpen maupun puisi.

    Menurut Ketua Dewan Pengurus Yayasan Kebudayaan Rancage, Rachmat Taufiq Hidayat, selama tahun 2016 ada sekitar 40 judul sastra bahasa Sunda yang terbit baik karya baru maupun cetak ulang atau karya bersama.

    "Ada 23 judul buku karya sastra bahasa Sunda yang harus dinilai, setelah diteliti kemudian dipilih 3 dan akhirnya ditentukan satu penerima hadiah," kata Rachmat, diacara Pemberian Hadiah "Rancage" di Perpustakaan Ajip Rosidi Jl. Garut No. 2, Sabtu (09/09).

    Sementara untuk sastra Jawa ada sekitar 20 judul buku yang terbit selama tahun 2016, untuk sastra Bali ada 10 judul buku sastra dan untuk sastra Lampung hanya ada 2 buah karya sastra dalam bahasa Lampung sementara untuk sastra Banjar hanya 7 karya.

    Berdasarkan hasil penilaian, untuk sastra Sunda Hadiah diberikan kepada Aam Amilia dengan karya kumpulan cerpen "Di antara Tilu Jaman", untuk sastra Jawa diberikan kepada Moh. Syaiful dengan Roman Sejarah "Agul-agul Belambangan.

    Untuk sastra Bali hadiah sastra "Rancage" 2017 kumpulan cerpen karya Dewa Ayu Carma Citrawati "Kutang Sayang Gemel Madui", untuk sastera Lampung karya Udo Z. Karzi "Negarabatin".

    Dan hadiah sastra "Rancage" 2017 untuk sastra Batak berupa kumpulan 10 cerpen karya Tansiswo Siagian "Sonduk Hela" serta hadiah untuk sastra Banjar roman karya Jamal T. Suryanata "Pembatangan".

    Sementara untuk hadiah "Samsoedin" yaitu karya sastra yang diberikan kepada para pengarang bacaan anak-anak dalam bahasa Sunda diterima  oleh Darpan dengan karyanya "Nala". (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus