Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Desa Cilame Kutawaringin Miliki Gedung Baru

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24898.jpg

    BANDUNG-Bupati Bandung H. Dadang M. Naser meresmikan Gedung Kantor Desa Cilame Kecamatan Kutawaringin, Jum’at (15/9). Pembangunan gedung seluas 520 m2 di atas lahan seluas sekitar 2.000 m2 ini menelan biaya kurang lebih Rp. 1,1 miliar dan selesai dalam kurun waktu 4 tahun dikarenakan bertahapnya anggaran yang tersedia.

    Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan batu prasasti dan disaksikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Provinsi Jawa Barat Drs. Agus Hanafi, BBA, Camat Kutawaringin Drs. Meman Nurzaman, M.Si., Sekretaris Dinas DPMD Kabupaten Bandung, Drs. Bambang Sukmawijaya, M.Si., Danramil Mayor CBA Kowad Tri Harbusiana, S.E., M.M., Kapolsek Kompol Richard Latue, S.H., M.Si., Kepala Desa Cilame Alo Sobirin, Ketua APDESI Kabupaten Bandung Nanang Witarsa, tokoh agama serta masyarakat setempat.

    Ucapan selamat disampaikan Bupati kepada warga Desa Cilame karena telah memiliki gedung desa yang megah dan representatif, dan Dia juga mengapresiasi kreativitas kepala desanya yang telah dengan efisien menggunakan anggaran.

    “Selamat untuk pemerintah desa yang dengan kreatif memadukan dana APBD, ADPD, bantuan dari provinsi serta swadaya masyarakat, Saya harap dengan didirikannya gedung semegah ini manajemen pemerintahan desa juga pelayanannya bisa lebih ditingkatkan lagi,” ucap Dadang Naser.

    Dalam kesempatan itu, Dadang juga menghimbau kepada seluruh kepala desa di Kabupaten Bandung agar menggunakan anggaran dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat jangan sampai ada tumpang tindih anggaran yang bisa berdampak hukum, dimana pengawasan terhadap penggunaan anggaran desa saat ini benar-benar sedang disoroti.

    “Saya khawatir penggunaan ADPD yang tumpang tindih dengan ADD, tapi sampai saat ini menurut keterangan dari Kejaksaan RI, penggunaan anggaran dana desa di Kabupaten Bandung masih bisa ditolerir, dalam arti tidak ada penyimpangan yang berarti,” jelasnya.

    Berdasarkan evaluasi, seluruh gedung pemerintahan desa di Kabupaten Bandung 90 % sudah baik meskipun banyak bangunan lama dan membutuhkan renovasi tapi kondisinya masih layak. Dia minta masyarakat menginformasikan jika masih ada gedung desa yang tidak layak, pungkas Dadang Naser.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus