Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Heryawan : Selamatkan Sumber Air Tanggungjawab Bersama

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/sumberair.jpg

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan agar semua pihak turut menjaga keseimbangan lingkungan, khususnya guna menunjang ketersediaan air bersih yang memadai. Apalagi badan dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sudah menetapkan tanggal 22 Maret sebagai Hari Air Sedunia. Peringatan Hari Air Sedunia sudah berlangsung sejak tahun 1992 silam. Pesan yang senantiasa disampaikan adalah meningkatkan kepedulian atas kualitas dan kuantitas air, penyelamatan sumber-sumber air dan koordinasi semua pihak dalam kerangka pemanfaatan sumber air secara bijaksana, berkeadilan dan berkelanjutan. Untuk itu kepada semua pihak untuk aktif menjaga kelestarian sumber-sumber air.

    ”Untuk tahun 2011 ini PBB sudah menetapkan tema Hari Air Sedunia yakni: Water For Cities: Responding to The Urban Chalenge, dimana mengajak semua warga dunia untuk mewaspadai pertumbuhan penduduk, perubahan iklim, konflik horisontal dan bencana alam yang semua itu akan berdampak pada ketersediaan dan keberlanjutan sumber-sumber air yang dibutuhkan bagi kehidupan manusia. Dan untuk konteks di Indonesia maka tema yang diambil adalah : Air Perkotaan dan Tantangannya,” ujar Heryawan saat memimpin kegiatan Peringatan Hari Air Sedunia ke-19 di Kawasan Wisata Waduk Darma, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Selasa (14/6). Turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten se Wilayah III Cirebon serta para pimpinan OPD provinsi dan kabupaten/kota.

    Lebih lanjut Heryawan menyatakan kondisi perkotaan yang padat dan terkesan kumuh sangat membutuhkan pasokan air bersih yang berkelanjutan. Untuk itu momentum peringatan Hari Air Sedunia kali ini harus menghadirkan kesadaran pentingnya menjaga komitmen bersama guna melestarikan dan menyelamatkan sumber air. Diantaranya dengan beberapa upaya pengelolaan air bersih yang mudah dijangkau masyarakat lapis bawah, disamping tetap menjaga agar penggunaan air dilakukan seefisien mungkin. ”Tentunya hal tersebut membutuhkan kesadaran yang tinggi semua pihak terkait, agar sumber-sumber air tetap terjaga pasokannya,” tuturnya.

    Pada kesempatan itu, Heryawan mengimbau agar perusahaan memasang instalasi pengelolaan air limbah atau IPAL, dan mendorong semua pihak untuk aktir bersama menjaga kelestarian lingkungan. Diantaranya dengan secara dini mulai ditanamkan di benak seluruh siswa sekolah di Jawa Barat tentang pentingnya menjaga lingkungan. ”Tak kalah penting adalah perencanaan pembangunan dari hulu hingga ke hilir harus memperhatikan aspek lingkungan. Dan temtunya membutuhkan koordinasi dan kesadaran bersama pemangku kebijakan bahwa pembangunan dan pengembangan kawasan harus memperhatikan aspek keseimbangan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

    Sementara Kepala Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air (PSDA) Provinsi Jawa Barat Deddi Mulyadi menambahkan,kegiatan peringatan kali ini diikuti dengan gerakan penghijauan di sekitar kawasan sumber air, seperti di sejumlahwaduk yang ada di Jawa Barat. Ada sekitar 750 pohon dari jenis Trembesi, Mangga dan Kawung akan ditanam sebagai upaya menjaga keseimbangan lingkungan. Disamping itu juga ditebar sebanyak 50.000 benih ikan Nila di Waduk Jatigede. ”Ini merupakan langkah yang akan terus dilakukan sesuai dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat yang berkomitmen menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus