Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Hapus Ketimpangan Ekonomi Melalui Berbagai Upaya

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25046.jpg

    BANDUNG-Pemerintah mengakui ketimpangan ekonomi masih terjadi di Tanah Air. Belum meratanya pembangunan ini salah satunya akibat infrastruktur yang belum sepenuhnya tersedia.

    Hal itu terungkap saat digelar Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat, Daerah dan Bank Indonesia, di Bandung, Rabu (27/9). Rakor ini dihadiri langsung Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Panjaitan, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, serta sejumlah bupati/wali kota lainnya di Jawa Barat.

    Agus mencontohkan, ketimpangan ekonomi sangat terlihat di Jawa Barat. Pembangunan di utara Jawa Barat yang terus meningkat belum diikuti oleh pembangunan di bagian selatan. "Di Jawa Barat terjadi ketimpangan ekonomi spasial antar di utara dan selatan serta perkotaan," ujar Agus.

    Dia menyebut, ketertinggalan kawasan Selatan Jawa Barat ini terjadi karena minimnya infrastruktur yang ada. Hal ini berbeda dengan bagian utara Jawa Barat yang sudah terkoneksi dengan berbagai infrastruktur.

    "Ini jadi tantangan. Kami mendorong pembangunan infrastruktur. Karena ini kan yang mendorong tumbuhnya perekonomian," ujarnya.

    Dia mengatakan, saat ini pembangunan jalan tol, bandara, serta pelabuhan di Jawa Barat terus diupayakan. Pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) akan segera tuntas.

    Selain itu, rencana pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas) semakin matang. "Barusan ada laporan dari Dirjen Bina Marga PUPR, Cigatas sudah masuk proposal dari Jasa Marga. Mereka sangat tertarik, ditugasi untuk menalangi uang muka. Ini penting untuk penyediaan lahan," katanya.

    Dengan adanya akses penghubung kawasan selatan dengan wilayah Bandung Raya ini, dia optimistis perekonomian di selatan akan meningkat. "Sektor pertanian, pariwisata, akan terdorong dengan hadirnya jalan tol," ujarnya seraya menyebut kehadiran Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di Kabupaten Majalengka dan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang akan semakin mendongkrak perekonomian. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus