Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Harga Beras Selama September Alami Kenaikan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25147.jpg

    BANDUNG–Selama bulan September 2017, harga rata-rata Gabah Kering Panen (GKP) di Tingkat Petani Jawa Barat sebesar Rp. 4.806,26 per kilogram atau naik 1,16 persen dibandingkan harga GKP Agustus 2017 Rp. 4.751,17.

    Gabah Kering Giling (GKG) di Tingkat Petani naik 4,25 persen dari Rp. 5.387,50 menjadi Rp. 5.616,67 per kilogram, dan untuk Gabah Kualitas Rendah naik 2,67 persen dari Rp. 3.830,58 menjadi Rp. 3.932,73 per kilogram.

    Sementara rata-rata harga beras di Tingkat Penggilingan Rp. 9.777,53 per kilogram atau naik 1,86 persen dibandingkan Agustus 2017 yang tercatat Rp. 9.599,12. Berdasarkan patahan (broken) beras, kualitas Beras Premium turun 0,75 persen dari Rp. 10.142,00 menjadi Rp. 10.066,04, beras Medium naik 2,98 persen dari Rp. 9.248,63 menjadi Rp. 9.524,64, dan Beras kualitas Rendah naik 5,72 persen dari Rp. 9.100,00 menjadi Rp. 9.620,83.

    Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat (Jabar), Dody Herlando, Selasa (3/10) mengatakan inflasi September di Jabar yang mencapai 0,18 diantaranya karena pengaruh dari naiknya harga beras, meski secara umum harga bahan makanan alami penurunan.

    Untuk harga beras sendiri mengalami inflasi sebesar 0,09 persen. Meski terlihat kecil namun pengaruh beras pada inflasi memiliki andil cukup besar. Kenaikan ini disebabkan oleh mulai berkurangnya masa panen padi di Jabar. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus