Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jawa Barat Siap Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_1925.jpg

     

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan siap meningkatkan ketahanan pangan di seluruh kawasan Jawa Barat. Begitupun juga dengan provinsi lainnya agar bersama Jawa Barat memperkuat ketahanan pangan secara Nasional. Hal itu diungkapkannya di Rapat Kerja (Raker) Gubernur Mitra Praja Utama (MPU) ke-11 di Jogjakarta Kamis (16/6)  kemarin. Menurutnya dengan memperkuat ketahanan pangan, maka Indonesia siap menghadapi perdagangan bebas di tingkat ASEAN yang dimulai tahun 2015 mendatang.
     
    “Ketahanan pangan berdampak pada kesiapan bangsa ini menghadapi persaingan global, seperti perdagangan bebas ASEAN tahun 2015. Dengan ketahanan pangan yang baik, maka bangsa ini memiliki kelenturan yang kuat terhadap setiap tekanan dari dampak perdagangan bebas. Produk-produk pangan kita sudah tentu memiliki keunggulan lebih guna bersaing di pasar bebas,” tegas Heryawan.
     
    Menurut Heryawan tema Raker MPU kali ini cukup strategis, yakni “Sinergitas Membangun Ketahanan Pangan”. Ada sejumlah alas an kenapa tema tersebut sangat penting dibahas, yakni; rencana penerapan liberalisasi perdagangan ASEAN tahun 2015. Posisi Indonesia sebagai penyedia bahan pangan terbesar di ASEAN. Dan liberalisasi sektor pangan yang berdampak pada ketersediaan peluang kerja. Untuk merespon perdagangan bebas ASEAN pada 2015 tersebut, harus melakukan persiapan, salah satunya di bidang ketahanan pangan.
     
    “Sementara pada tahun 2015, diperkirakan masih ada sejumlah permasalahan, seperti masih tingginya angka kemiskinan dan pengangguran. Sehingga perlu upaya terobosan yang harus diambil, seperti; mendorong peluang kesempatan kerja di sektor pangan serta optimalisasi industri pangan yang mengolah hasil pangan kita menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Seluruh Pemda yang tergabung dalam MPU harus melakukan persiapan guna mempersiapkan perdagangan bebas,” ungkap Heryawan.
     
    Senada dengan hal itu, Sekretaris Bersama Forum Kerjasama daerah MPU Sylviana Murni menjelaskan sebanyak 10 provinsi yang tergabung dalam Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama bersiap meningkatkan ketahanan pangan untuk menghadapi perdagangan bebas di tingkat ASEAN.  Setidaknya ada tiga program utama yang harus disiapkan yaitu meningkatkan komoditas pangan unggulan yang bermutu, mengatasi ketimpangan hasil produk pangan antar daerah dan mengembangkan sistem cadangan pangan daerah.
     
    Sylviana juga berharap, pemerintah daerah  bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta kualitas produk agar bisa memiliki daya saing secara ekonomis. Forum Kerja Sama Daerah MPU tersebut diikuti oleh 10 provinsi yaitu Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus