Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Netty : Lawan Budaya Korupsi Dari Balita

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25202.jpg

    JAKARTA-Bunda PAUD Provinsi Jawa Barat Netty Prasetiyani Heryawan kagum pada Wakil Ketua KPK Saut Situmorang yang turut hadir pada Kegiatan Apresiasi Kompetensi Pendidik PAUD (AKPP) dengan tema "Aku Minum Air, Aku Sehat", di Hotel Grand Cempaka Jl. Letjen R. Suprapto Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2017).

    Menurut Netty, kehadiran sosok Saut Situmorang tersebut menyiratkan bahwa penyakit bernama korupsi itu bisa dilawan, salah satunya dengan pendidikan kejujuran sejak dini. Tak hanya itu, Netty juga menggarisbawahi pesan beliau, agar kita semua menjadi pengawas adanya kebocoran-kebocoran tindak koruptif.

    "KPK dengan fungsinya membangun integritas di seluruh ruang kehidupan, termasuk penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, saya pikir integritas ini dimulai dari kejujuran. Nah, tingkat kejujuran yang paling basic ada pada anak usia dini," papar Netty ditemui usai acara.

    Netty sangat berharap stigma bahwa korupsi menjadi budaya tidak akan pernah terjadi. Sesuatu yang menjadi budaya, kata Netty, berarti ada proses pembiasaan, dan proses pembiasaan berarti ada sebuah pengulangan dan pembiaran oleh masyarakat ketika penyimpangan-penyimpangan itu terjadi. Untuk itu, Netty inginkan PAUD berperan penting dalam membentuk karakter anak-anak yang melek kebaikan. "Kita ingin PAUD yang memang membentuk, mendidik, mengasuh anak-anak yang masih bersih, memiliki masa depan yang panjang, diawali dengan hafal kebaikan, salah satunya kejujuran," pungkas Netty.

    Pentingnya peran PAUD ini juga ditegaskan oleh Ketua Umum Himpaudi Netti Herawati, bahwasanya meski seringkali dipandang sebelah mata, profesi sebagai guru PAUD nyatanya menentukan arah perkembangan karakter anak-anak. "Jika guru PAUD salah mendidik, hasil kesalahannya akan permanen dan tidak bisa diperbaiki lagi," tukasnya.

    Dalam sambutannya, Saut Situmorang berpesan dan mengajak para Bunda PAUD untuk mulai memperhatikan setiap detail segala sesuatu termasuk pengajaran PAUD, dimulai dari hal yang sederhana, seperti membiasakan salam. Jika tidak memperhatikan detail, menurut Saut, bangsa ini hanya bisa tersungkur di tempat yang sama.

    "Kedepannya Bunda PAUD semua, mari kita mulai detail, memulai sesuatu dari yang sangat-sangat kecil, mulai dari yang sangat-sangat sederhana, baru kemudian kita bisa menjadikan karya-karya besar," pesan Saut dalam sambutannya.

    "Kalau kita hanya bicara yang besar-besar, bangsa ini tidak akan sustainable, tidak akan berkelanjutan, hanya terseok-seok dari lubang satu ke lubang yang lain," lanjutnya.

    Pada acara ini, Netty dianugerahi penghargaan Himpaudi Award atas dedikasi dalam membina Guru PAUD di Provinsi Jawa Barat. Selain Netty, Bunda-bunda PAUD tingkat provinsi yang juga menerima penghargaan yakni Bunda PAUD Provinsi Aceh, Lampung, Riau, Maluku Utara, dan Kepulauan Riau. Sementara pemerima penghargaan dari tingkat Kabupaten/Kota diantaranya Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Pringsewu dan Kota Pangkalpinang.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus