Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Penanganan Sampah Objek Wisata Harus Bernilai Ekonomi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25360.jpg

    KAB-SUKABUMI-Keberadaan sampah di lokasi wisata menimbulkan permasalahan tersendiri. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengimbau kepada masyarakat agar pengelolaan sampah bisa memiliki nilai ekonomi.  

    Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar menyebutkan penanganan sampah menjadi catatan tersendiri bagaimana setiap desa membangun ecovillage dengan baik. Dia menegaskan jangan sampai sampah mengganggu kenyamanan para wisatawan. 

    "Ini problem yang sangat besar yang sering terjadi di tempat wisata saat ini,"katanya kepada wartawan di pantai Cimaja, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Sabtu (14/10/2017) 

    Demiz sapaan Wagub Jabar, Deddy Mizwar menjelaskan upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat ke depannya adalah dengan menciptakan mesin pengolahan sampah dan masyarakat ecovillage  yang mampu menyerap tenaga kerja dari pengelolaan sampah teesebut.

    "Salah satunya di desa Bendungan Ciawi Kabupaten Bogor Jawa Barat. 
    Bagaimana mereka menerapkan zero waste pengelolaan sampah sekaligus bisa menyerap tenaga kerja,"ucap Demiz

    Pemeran tokoh Jenderal Naga Bonar ini menuturkan pengelolaan sampah modern ini merupakan buah karya putra daerah Jawa Barat. Pada umumnya program tersebut didukung oleh perusahaan BUMN. 

    Lebih jauh Wagub Jabar menyebutkan dalam pengelolaan sampah tersebut bisa memiliki nilai ekonomi jika dikelola secara kreatif. Inisiatif ini harus segera dimulai sehingga dihindari sedini mungkin jangan sampai wisatawan datang berkunjung untuk menikmati pemandangan alam tapi masih ditemukan sampah di objek wisata. 

    "Nanti kita akan coba pembangunan pengelolaan sampah modern ini dengan melibatkan BUMN," tutur Wagub

    Adapun untuk melengkapi fasilitas lokasi wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu, sambung Demiz, Pemprov Jabar sudah mempersiapkan pembangunan rumah ibadah dan Mandi Cuci Kakus (MCK). Selain menganggarkan dana untuk pembangunan infrastruktur juga berasal dari CSR perusahaan baik BUMN maupun swasta yang berada di wilayah Jawa Barat.

    "Baik melalui CSR perusahaan maupun anggaran sudah disiapkan untuk pembangunan rumah ibadah dan MCK di kawasan wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu,"pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus