Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Oktober, Jabar Alami Deflasi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25579.jpg

    BANDUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat (Jabar) menyebutkan terjadinya deflasi selama bulan Oktober 2017 yakni sebesar - 0,01 %, berbanding terbalik dengan nasional yang mengalami inflasi sebesar 0,01%.

    Kepala BPS Jabar Dodi Herlando mengatakan deflasi didorong oleh tiga kota survei yang mengalami deflasi , dimana deflasi tertinggi dialami Kota Depok sebesar 0,19%. Sementara inflasi tertinggi terjadi di Kota Bogor sebesar 0,26%.

    "Deflasi terdorong oleh penurunan harga bahan makanan yakni mencapai 0,08% sementara kenaikan harga tertinggi terjadi pada kelompok makanan jadi, minuman dan rokok sebesar 0,03%," ujarnya Rabu (1/11).

    Ia menyebutkan bahan makanan yang mengalami penurunan harga selama Bulan Oktober adalah daging ayam sebesar 0,05%. Komoditas lainnya yang juga turun adalah bawang merah, bawang putih, kentang dan cabe rawit. Yang masih mengalami kenaikan adalah beras, yakni naik sebesar 0,03%.

    "Kenaikan beras karena memang bukan musim panen, memang ada tanaman gadu tapi sedikit produksinya," jelas Dodi. 

    Dengan kondisi tinggal dua bulan, menurutnya target pemerintah untuk menahan inflasi dibawah 4% akan tercapai. "Secara year to date atau Januari hingga Oktober inflasi tercatat 2,84%, jadi masih cukup ruang hingga target 4% masih bisa dicapai," tuturnya.Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus