Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    15 Ribu MBR Dapat Subsidi Pemasangan Sambungan Air Baru

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25584.jpg

    BANDUNG- Sebanyak 15 ribu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) akan mendapatkan subsidi pemasangan sambungan air baru pada 2018.

    Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung, Sonny Salimi menyebutkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) meminta 15 ribu data calon penerima manfaat sambungan air minum yang ditargetkan rampung pada 22 Desember 2017 mendatang.

    "Tentu hal ini akan kita sikapi segera karena teman-teman dari Kemen PUPR meminta data 15 ribu calon penerima manfaat sambungan air ini dan harus selesai pada 22 Desember mendatang," katanya kepada wartawan di Bandung, Rabu (1/11/2017).

    Sonny menjelaskan PDAM Tirtawening akan memfokuskan penambahan sambungan air minum baru tersebut di wilayah utara Bandung yakni Cigadung, Sukaluyu, Pajajaran, Ciumbuleuit Hegarmanah, Ledeng, Sadang Serang, Sekeloa dan Isola.

    Penambahan sambungan air baru di wilayah tersebut dilakukan. Pasalnya potensi sumber air di wilayah tersebut baik dari sisi kuantitas maupun tekanan sehingga masih memungkinkan untuk ditambah 15 ribu pelanggan. Selain itu, dalam upaya menekan tingkat kehilangan air PDAM Kota Bandung.

    "Untuk tahun 2018, kami fokuskan penambahan 15 ribu sambungan baru di wilayah utara Bandung," ujar Sonny.

    Sonny menuturkan pihaknya membuka pendaftaran sambungan baru mulai 1 November 2017 sampai dengan 10 Desember 2017 di kantor cabang maupun kantor Pusat PDAM Tirtawening Bandung.

    "Untuk itu, saya sampaikan kepada seluruh warga Kota Bandung yang belum menikmati sambungan air minum bisa mendaftar mulai 1 November-10 Desember 2017," jelas Sonny.

    Sedangkan persyaratan mengajukan sambungan air minum baru berdasarkan Kemen PUPR adalah masyarakat yang hanya memiliki daya listrik 900-1.300 watt. 

    "Kategori MBR bukan PDAM Kota Bandung yang menentukan, tapi Kementerian PUPR. Cuman ada satu indikator yaitu mereka yang memiliki daya listrik 900-1.300 watt. Itu masuk dalam kategori MBR," pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus